Ini adalah Kabar Terbaru dari OJK Terkait Penerapan Asuransi Wajib

Finansial37 Dilihat

IDN Bisnis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kabar terbaru terkait implementasi kegiatan asuransi wajib, yang tersebut diharapkan ketentuan ini bisa jadi segera dilaksanakan oleh lapangan usaha perasuransian.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan juga Dana Pensiun Ogi Prastomiyono menjelaskan asuransi wajib merupakan amanat undang-undang Pembangunan serta Perkuatan Industri Keuangan (P2SK) yang tersebut perlu dijalankan sesuai keperluan masyarakat.

“Ini pada rangka mengisi protection gap dan sekaligus memacu pendalaman bursa asuransi nasional,” kata beliau melalui jawaban ditulis konferensi pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK), Kamis (22/2).

Ogi mengungkapkan, berdasarkan penjelasan Pasal 52 bilangan bulat 15 UU P2SK, inisiatif asuransi wajib pada antaranya mencakup asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability) terkait kecelakaan lalu lintas, asuransi kebakaran, dan juga asuransi rumah tinggal terhadap bencana.

“Saat ini OJK juga pemerintah sedang pada tahap diskusi mengenai pembentukan peraturan turunan yang mana seyogyanya diimplementasikan pada bentuk Peraturan eksekutif (PP),” ungkapnya.

Ogi menuturkan, diskusi yang mana dijalankan pihaknya dengan pemerintah adalah seputar model bisnis, kriteria penanggung, dan juga prinsip implementasi yang dimaksud perlu dibuat fleksibel.

“Dengan demikian, penyelenggaraan produk-produk asuransi wajib nantinya dapat memberikan khasiat pengamanan melawan risiko yang optimal bagi rakyat juga sekaligus berkontribusi untuk kegiatan ekonomi secara umum, dengan memperhatikan kekuatan lapangan usaha perasuransian nasional,” tuturnya.



Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *