J Trust Bank meningkatkan kekuatan aspek ESG membantu industri berkelanjutan

Finansial30 Dilihat

IDN Bisnis CSR menjadi salah satu upaya strategis di menjalankan bisnis berkelanjutan.

Jakarta –

PT Bank J Trust Indonesia Tbk (J Trust Bank) berjanji terus menguatkan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, kemudian tata kelola perusahaan (ESG) sebagai upaya mengupayakan industri yang digunakan berkelanjutan.

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyatakan penerima khasiat dari 15 kegiatan corporate social responsibility (CSR) selama tahun lalu sebanyak 21.685 individu, atau meningkat 10 persen year on year (yoy), dibandingkan sebanyak 19.625 individu pada 2022.

“CSR menjadi salah satu upaya strategis pada menjalankan usaha berkelanjutan. Perseroan bertekad menjadi bagian dari solusi berhadapan dengan permasalahan lingkungan, sosial, juga sektor ekonomi pada wilayah operasional perusahaan,” ujar Fukadai sebagaimana keterangan resmi, di dalam Jakarta, Sabtu.

Fukadai menjelaskan, perseroan meraih "IDX Channel Anugerah CSR 2023" untuk Social Initiatives pada Desember 2023 lalu, yaitu kegiatan Pengembangan Kapasitas Wirausaha Barang Ramah Lingkungan Untuk Pelaku Usaha Rumahan Perempuan.

“Penghargaan ini ditujukan terhadap perusahaan-perusahaan yang mana telah lama menjalankan kegiatan CSR yang dimaksud berdampak serta menyokong inisiatif pemulihan perekonomian nasional,” ujar Dewan Juri sekaligus Peneliti Global Business Marketing Binus School Wahyu T Setyobudi.

Perseroan memiliki target penyaluran kredit meningkat mencapai 15- 20 persen pada 2024, dengan fokus pada tiga segmen bisnis, diantaranya corporate banking, consumer banking (retail), serta multifinance.

"Target pada 15 sampai 20 persen. Jadi memang sebenarnya tiada setinggi waktu achievement dua tahun lalu ya untuk J Trust Bank, cuma tetap memperlihatkan lebih besar tinggi dibandingkan dengan rata- rata sektor gitu," ujar Direktur Bisnis J Trust Bank Widjaja Hendra.

Hingga kuartal III-2023, perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp111,34 miliar, ditopang oleh perkembangan kredit bruto senilai Rp23,60 triliun, atau meningkat 34,03 persen (yoy) dibandingkan sebelumnya Rp17,61 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan meningkat 26,16 persen (yoy) menjadi Rp29,73 triliun pada kuartal III-2023, dibandingkan Rp23,57 triliun pada kuartal III- 2022.

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *