Jadi Tradisi, Warga Muslim Tetangga RI Tidak Biasa Puasa Ramadan

Syariah29 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta, CNBC Indonesia – Ada tradisi unik juga kontroversial yang dimaksud dilaksanakan oleh komunitas muslim Cham di dalam Vietnam. Tidak seperti umat Islam di tempat berbagai belahan dunia, mayoritas muslim di sana tidaklah terbiasa melakukan puasa Ramadan. 

Adapun diketahui, Islam masuk ke Vietnam (dulu disebut Champa) pada abad ke-9 kemudian secara langsung diterima penduduk serta petinggi kerajaan. Sejak itulah Islam pada Vietnam terus berkembang.

Merujuk riset “The Influence of Hinduism Toward Islam Bani” (2018), Islam di tempat Vietnam pada masa kini terbagi dua. Pertama, komunitas Muslim yang digunakan tumbuh pada kota-kota besar. Komunitas ini berpegang teguh pada Al-Quran dan juga Hadis.

Kedua, komunitas Muslim Cham, yang tersebut sangat unik, juga kontroversial. Keunikannya terletak lantaran merekan hidup dan juga menjalani laku sebagai umat Muslim tidak ada berlandaskan Al-Quran, Hadis, dan juga rukun Iman-Islam. Alias, merek hidup berdasarkan adat kemudian istiadat yang dimaksud terjadi di area lingkungannya.

Saat situasi sekarang atau bulan suci Ramadan, misalkan. Mengutip riset Ba Trung berjudul “Bani Islam Cham in Vietnam” (2008), Hari Senin (25/3/2024) dia bukan menjalankan ibadah puasa layaknya umat Muslim dalam seluruh dunia.

Mereka berpandangan kalau Ramadan atau mereka menyebutnya “Ramuwan” bukanlah bulan puasa, melainkan hanyalah bulan pelatihan bagi pemuka agama baru, persiapan kematian, serta penyucian.

Selama bulan Ramadan, keluarga dari penganut Islam Cham mengantarkan persembahan terdiri dari nampan berisi makanan untuk pemuka agama yang tersebut datang ke Masjid. Tujuannya adalah untuk menunjukkan ketulusan mereka itu untuk Allah.

Saat berada di area Masjid, para pemuka agama ini melakukan semacam meditasi. Mereka tidak ada berbicara, makan, serta minum selama tiga hari. Jika telah lewat periode ini, maka merekan akan melakukan kegiatan dakwah pada pada masjid selama 15 hari di tempat bulan Ramadan yang mana menurut versi merek bukanlah 30 hari, tetapi 15 hari.

Selain bulan Ramadan, ada perbedaan mencolok lain antara umat Islam Cham dengan umat Muslim pada umumnya, yakni ibadah shalat. Sebagai kewajiban pada laku ke-Islaman, Islam Cham tak melakukan shalat.

Masih merujuk riset “The Influence of Hinduism Toward Islam Bani” (2018), pengikut Islam Cham tiada shalat lima waktu, melainkan belaka mendirikan shalat Jumat. Mereka berpandangan kalau kewajiban melaksanakan shalat sanggup diwakilkan melalui perwakilan yang dimaksud disebut Acar.

Acar inilah yang dimaksud kemudian “menitipkan” shalat dari keluarganya agar keberadaan di dalam dunia juga akhirat berlangsung baik. Lalu, mengapa Islam Cham memiliki perbedaan dibandingkan dengan ajaran pada umumnya?

Ada yang mengumumkan perbedaan itu disebabkan sebab merek terpengaruh ajaran Hindu lalu Budha. Namun, alasan tambahan logis nampaknya ditemukan dari riset Jay Willoughby berjudul “The Cham Muslims of Vietnam”.

Dalam paparannya diketahui kalau ajaran berbeda itu disebabkan dikarenakan pada waktu proses Islamisasi ajaran Islam terputus lalu tiada tuntas. Jadi, pada waktu proses Islamisasi berlangsung pada kalangan aritokrasi Kerajaan Champa secara tiba-tiba terjadi pertempuran.

Saat pertempuran terjadi proses penyebaran dakwah Islam dalam kalangan penduduk Champa terputus, sehingga memproduksi ajaran Islam yang tersebut sampai ke penduduk menjadi bukan utuh.

Terputusnya ajaran ini makin parah usai Champa terisolasi kebijakan pemerintah yang digunakan menyebabkan mereka, khususnya Muslim di tempat wilayah Phan Rang juga Phang Ri, tertinggal oleh proses dan juga perkembangan Islamisasi dunia Melayu.

Seiring waktu, proses yang terganggu ini melahirkan umat Islam Champ, yang sekarang berjumlah 40.000 juga tersebar di tempat 12 provinsi di dalam Vietnam. Namun, mayoritas dari nomor yang disebutkan terpusat pada awal mula persebarannya, yakni Phan Rang kemudian Phang Ri.

Akibat ajaran berbeda itulah, merek disebut sebagai orang-orang terpinggirkan. Mereka terkadang dikucilkan. Namun, tak sedikit pula ulama yang berupaya meluruskan ajaran Islam Cham sesuai dengan ajaran pada umumnya.

Artikel Selanjutnya 8 Keutamaan Bulan Ramadan, Ampunan Dosa lalu Penuh Berkah

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *