Jasa Marga menyokong pengaturan lalin dalam GT Ciawi pada Hari H Lebaran

Market27 Dilihat

IDN Bisnis Seperti yang telah kita antisipasi, kita akan bekerja sebanding dengan kepolisian untuk sanggup melakukan pengaturan lalu lintas teristimewa untuk rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) pada mana nanti kita akan melakukan beberapa cara bertindak menghadapi diskre

Jakarta – PT Jasa Marga Toll Road Operator (JMTO) menggalang pengaturan lalu lintas (lalin) untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Gerbang Tol (GT) Ciawi pada Hari H Lebaran atau Rabu 10 April sesuai dengan diskresi kepolisian.

"Seperti yang dimaksud telah kita antisipasi, kita akan bekerja sejenis dengan kepolisian untuk bisa jadi melakukan pengaturan lalu lintas khususnya untuk rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) di area mana nanti kita akan melakukan beberapa cara bertindak menghadapi diskresi kepolisian kalau ada kepadatan di dalam Gerbang Tol Ciawi," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Wilayah Division Alvin Andituahta Singarimbun untuk ANTARA di area Jakarta, Jumat.

Gerbang Tol Ciawi ini, lanjut Alvin, kemungkinan akan padat pada waktu Hari H Lebaran yakni arus silaturahmi kemudian juga arus pelesiran.

"Kita akan melakukan lawan arah bagi pengguna jalan tol yang digunakan mau menuju ke arah Tol Bocimi ataupun Sukabumi," katanya.

Jasa Marga melawan diskresi kepolisian juga akan melakukan beberapa cara bertindak, kalau memang sebenarnya terjadi kepadatan di area Gerbang Tol Ciawi 1 maka kita akan coba alihkan ke Gerbang Tol Bogor Selatan.

Namun apabila hal yang disebutkan tidaklah bisa jadi memenuhi, maka Jasa Marga menghadapi diskresi kepolisian masih bisa jadi akan mengalihkan kendaraan ke Gerbang Tol Bogor lalu beberapa Gerbang Tol lainnya.

"Ini semua akan kita sesuaikan dengan diskresi kepolisian," ujar Alvin.

Sebagai informasi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan sebanyak 322.892 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, lalu Bekasi (Jabotabek) pada H-7 hingga H-6 Hari Raya Idul Fitri atau pada 3-4 April 2024.

Angka itu merupakan bilangan bulat kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), juga GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengungkapkan ukuran lalin yang tersebut meninggalkan wilayah Jabotabek yang disebutkan naik sebesar 21,87 persen jikalau dibandingkan lalin normal pada hari biasa, juga apabila secara tahunan, total ukuran lalin yang dimaksud lebih besar tinggi sebesar 2,72 persen atau sebanyak 314.337 kendaraan.

Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 165.383 kendaraan atau 51,22 persen menuju arah timur melalui Tol Trans Jawa lalu Bandung, 95.210 kendaraan atau 29,49 persen menuju arah barat, yakni Merak, juga 62.299 kendaraan atau 19,29 persen menuju arah selatan ke Puncak.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *