KAI layani penumpang ke satu-satunya stasiun pada Kota Boyolali

Bisnis27 Dilihat

Mulai 1 Juni, KA Banyubiru relasi Semarang-Solo akan berhenti pada Stasiun Telawa.

Semarang – PT KAI melayani penumpang Kereta Api (KA) Banyubiru yang mana akan naik maupun turun dalam Stasiun Telawa, satu-satunya stasiun di Wilayah Boyolali, Jawa Tengah.

"Mulai 1 Juni, KA Banyubiru relasi Semarang-Solo akan berhenti di Stasiun Telawa," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di dalam Semarang, Selasa.

Menurut dia, Stasiun Telawa merupakan satu-satunya stasiun yang dimaksud berada ke wilayah Daerah Boyolali.

Selama ini, kata dia, KA Banyubiru hanya saja melayani penumpang yang tersebut akan naik kemudian turun ke Stasiun Brumbung, Stasiun Karangsono, Stasiun Padas, Stasiun Gundih, juga Stasiun Salem.

Bagi penumpang dari Boyolali yang dimaksud akan menuju Perkotaan Solo maupun Semarang, kata dia, bisa saja naik melalui Stasiun Telawa.

Ia menjelaskan KA Banyubiru miliki daya tampung 640 tempat duduk yang dimaksud terbagi berhadapan dengan kelas kegiatan ekonomi lalu eksekutif

Menurut dia, biaya tiket kelas perekonomian sebesar Rp40 ribu per orang, sedangkan kelas eksekutif sebesar Rp80 ribu per orang.

KA Banyubiru melayani empat perjalanan setiap haria dengan lama perjalanan sekitar 2 jam.

Ia menuturkan tambahan stasiun perhentian KA Banyubiru ini diharapkan meningkatkan mobilitas komunitas pengguna KA pada wilayah Semarang, Grobogan, Boyolali lalu Solo.

Artikel ini disadur dari KAI layani penumpang di satu-satunya stasiun di Kabupaten Boyolali

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *