KCIC pastikan barang tertinggal milik penumpang diamankan petugas

Bisnis24 Dilihat

IDN Bisnis Kami ingin para penumpang merasa percaya diri lalu aman pada waktu menggunakan layanan Whoosh

Balikpapan – PT Kereta Cepat sekali Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa barang tertinggal milik penumpang akan diamankan petugas serta secara langsung melalui proses pendataan juga penyimpanan pada sistem Lost and Found Kereta Segera Whoosh.

"Hal yang dimaksud akan memudahkan proses pencarian serta pengembalian pada waktu ada penumpang yang mana melaporkan barang tertinggal," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa pada keterangannya yang dimaksud diterima pada Balikpapan, Senin.

Eva menyampaikan, pada berada dalam tingginya jumlah agregat penumpang Kereta Cepat sekali Whoosh, ketika ini laporan kejadian penumpang yang tersebut mengalami ketinggalan barang juga terus meningkat.

Menurut dia, melalui sistem lost and found yang dimaksud dimiliki KCIC, SDM yang mana profesional, dan juga perangkat keamanan seperti CCTV di area kereta kemudian pada stasiun, KCIC menjamin bahwa semua barang yang dimaksud tertinggal yang dimaksud diamankan oleh petugas akan disimpan pada lost and found yang mana ada di tempat stasiun.

KCIC juga memanfaatkan sistem pengamanan terdiri dari perangkat CCTV yang dimaksud telah dilakukan tersebar di dalam banyak titik baik dalam stasiun lalu kereta, jikalau sewaktu-waktu dibutuhkan untuk proses penanganan barang tertinggal.

Sejak pertama kali dioperasikan, tercatat telah sebanyak 582 barang yang dimaksud tertinggal oleh penumpang di tempat Stasiun maupun di area pada Whoosh.

Barang yang mana tertinggal mulai dari laptop, handphone, uang tunai, perhiasan, aksesoris, koper, tas, alat makan kemudian minum, hingga dokumen pribadi seperti kartu identitas lalu paspor.

Ia menyampaikan secara keseluruhan nilai total barang-barang yang dimaksud diperkirakan mencapai Rp500 juta.

"Sistem yang mana dibangun lalu petugas yang profesional menciptakan pengembalian barang ke penumpang rata-rata hanya saja membutuhkan waktu lebih tinggi kurang 1 jam sejak dilaporkan, namun tentunya kami juga membutuhkan kerjasama dari penumpang agar segera melaporkan jikalau terdapat barang tertinggal," ujar Eva.

Lebih lanjut Eva mengatakan, penumpang yang tersebut merasa ketinggalan barang, dapat menghubungi pelayanan pelanggan atau segera bertemu petugas yang ada di area stasiun maupun dalam kereta guna menyampaikan deskripsi barang yang tersebut hilang, waktu kejadian, dan juga nomor tiket jikalau yang bersangkutan merupakan penumpang.

KCIC meyakinkan bahwa barang penumpang yang dimaksud tertinggal lalu ditemukan oleh petugas akan diamankan juga proses pengembalian akan dijalankan di waktu yang digunakan cepat.

Seluruh petugas dilatih untuk menangani barang-barang yang tersebut tertinggal dengan hati-hati lalu disimpan di area ruangan yang dimaksud aman juga dijaga dengan baik.

Eva menekankan walaupun ini merupakan komitmen petugas untuk menjaga barang-barang penumpang, namun seluruh penumpang tetap saja diimbau agar masih menjaga barang bawaan merek selama berada di dalam stasiun maupun di perjalanan dengan Whoosh, khususnya pada pada waktu akan turun kereta penumpang agar memeriksa kembali seluruh barang bawaan pada area rak bagasi serta pada kursi penumpang.

"Kami ingin para penumpang merasa percaya diri serta aman pada waktu menggunakan layanan Whoosh. Pencapaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan kami di menyediakan layanan transportasi yang mana andal dan juga terpercaya bagi penduduk Indonesia," katanya.

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *