Kemenhub harap RSO kembangkan mitigasi ancaman sarana pelabuhan  

Bisnis23 Dilihat

DKI Jakarta – Kementerian Perhubungan berharap seluruh Recognized Security Organization (RSO) mengembangkan langkah baru terkait mitigasi ancaman kemudian mengedukasi seluruh personel yang dimaksud terlibat pada pengamanan kapal kemudian prasarana pelabuhan terkait penanganan cyber security di wilayah perairan Indonesia.

“Saat ini perkembangan terbaru yang digunakan harus bermetamorfosis menjadi perhatian dengan pada pengamanan kapal serta juga infrastruktur pelabuhan adalah penanganan cyber security,” kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut juga Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut, Kemenhub Jon Kenedi pada keterang di dalam Jakarta, Sabtu.

Hal yang disebutkan disampaikan pada waktu menghentikan kegiatan Temu Teknis RSO dalam lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2024 di dalam Batam.

Recognized Security Organization (RSO) adalah penunjukan atau penetapan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktur Kesatuan Penjagaan Laut serta Pantai untuk Badan Usaha yang digunakan mempunyai keahlian khusus dan juga mempunyai pengetahuan di bidang pengamanan, perkapalan kemudian operasional pelabuhan.

Dikatakan Jon temu teknis RSO merupakan salah satu sarana berdiskusi, bertukar pikiran kemudian bertukar pengalaman terkait perkembangan implementasi kode Ketentuan Internasional Keselamatan Kapal dan juga Fasilitas Pelabuhan (ISPS Code) di masa sekarang juga di masa yang tersebut akan datang berdasarkan perkembangan perekonomian juga perdagangan pada Indonesia, yang tersebut erat kaitannya dengan ancaman keamanan lalu sarana pelabuhan yang digunakan dimasuki kapal asing maupun kapal berbendera Tanah Air yang tersebut akan berlayar ke luar negeri.

Terkait dengan hal tersebut, melalui Temu Teknis RSO seluruh kontestan telah dilakukan berdiskusi juga mendengarkan paparan dari berubah-ubah narasumber, baik yang berasal dari kalangan eksternal, maupun internal lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kemenhub.

“Tentunya telah terjadi berbagai kritik maupun masukan dari kontestan yang mana diperlukan kita tindak-lanjuti dengan terkait perkembangan ancaman keamanan maritim dan juga beraneka regulasi pemerintah pada menjamin keamanan kapal lalu prasarana pelabuhan di dalam wilayah perairan Indonesia,” kata Jon Kenedi.

Lebih jauh, Jon Kenedi juga mengutarakan melalui pertarungan RSO kali ini, pihaknya telah dilakukan menerima laporan dari perwakilan para RSO seluruh Indonesia terkait kegiatan satu tahun terakhir juga sudah pernah berdiskusi dengan terkait teknis serta regulasi yang mana berkaitan dengan penyelenggaraan ISPS Code di dalam Indonesia.

Dia menyatakan reuni ini dapat berubah jadi materi evaluasi lalu pembenahan bagi semua pihak untuk mengedepankan langkah-langkah implementasi ISPS Code yang dimaksud berkelanjutan, sehingga terciptanya SDM yang tersebut responsif sesuai dengan slogan KPLP”.

Pada kesempatan ini, Direktur KPLP, Jon Kenedi juga berkesempatan memberikan penghargaan terhadap 3 perusahaan RSO, yaitu PT Yapanindo Konsultan, PT Don & Profesional, dan juga PT Kerabat Arto Segoro menghadapi peran aktifnya pada pelaporan aktivitas RSO.

 

Artikel ini disadur dari Kemenhub harap RSO kembangkan mitigasi ancaman fasilitas pelabuhan  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *