Kemenhub imbau pengguna bus cek kelaikan dalam MitraDarat demi keamanan

Bisnis20 Dilihat

IDN Bisnis Pada perangkat lunak MitraDarat ada layanan untuk mengecek kelaikan jalan angkutan bus baik bus AKAP (angkutan antarkota antarprovinsi) maupun pariwisata. Publik tinggal memasukkan nomor kendaraan pada layanan “Cek Laik” pada aplikasi mobile ….

Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau penduduk pengguna bus untuk terlebih dulu mengecek kelaikan jalan transportasi yang dimaksud dalam aplikasi mobile MitraDarat demi menegaskan keamanan kemudian keselamatan di area perjalanan.

"Pada perangkat lunak MitraDarat ada ciri untuk mengecek kelaikan jalan angkutan bus baik bus AKAP (angkutan antarkota antarprovinsi) maupun pariwisata. Komunitas tinggal memasukkan nomor kendaraan pada layanan "Cek Laik" di dalam aplikasi mobile nanti meninggalkan keterangan bus yang disebutkan laik jalan atau tidak," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno pada Jakarta, Selasa.

Hendro menyampaikan laik atau tidaknya kendaraan akan terlihat dari izin operasional angkutan juga keterangan kelulusan uji berkala, yang tersebut akan muncul ketika nomor kendaraan dimasukkan pada aplikasi.

"Ini sangat penting diadakan untuk menghindari hal yang tersebut tidak ada diinginkan terjadi di dalam jalan. Maka kami imbau seluruh rakyat baik yang digunakan menyewa kendaraan bus atau yang mana menjadi penumpang pada umumnya dapat melakukan konfirmasi busnya aman serta berkeselamatan sebelum melakukan perjalanan," ujar Hendro.

Ditjen Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) juga berupaya mewujudkan keselamatan angkutan jalan di tempat momen libur lebaran dengan melakukan ramp check angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota pada provinsi (AKDP), angkutan lintas batas negara serta angkutan pariwisata.

“Bersama-sama dengan Dinas Perhubungan provinsi, kabupaten, lalu kota di dalam seluruh Indonesia. Ramp check tiada belaka diadakan menjauhi angkutan lebaran semata namun pengecekan secara rutin juga mandiri dilaksanakan juga oleh PO (perusahaan otobus) Bus," jelasnya.

Hendro menyatakan ramp check menjelang masa angkutan lebaran ini dijalankan mulai  21 Februari hingga 31 Maret 2024, sehingga apabila ditemukan kekurangan pada kendaraan bus dapat diperbaiki sebelum periode angkutan lebaran yang dimaksud akan dimulai pada 3 April 2024.

"Hingga kemarin (25/03) pukul 10 pagi sedikitnya sudah pernah dilaksanakan pemeriksaan kelaikan pada 20.173 bus," ungkap Dirjen Hendro.

Dari total tersebut, sebanyak 13.752 armada diizinkan operasional, 3.661 armada mendapat peringatan keras perbaikan, kemudian sisanya dilarang operasional dikarenakan tidak ada memenuhi aspek keselamatan jalan.

Seluruh rangkaian rampc heck dilaksanakan pada tiap Terminal Tipe A, Terminal Tipe B, Terminal Tipe C lalu Pool Bus Peluang Usaha Pariwisata oleh masing-masing instansi terkait sesuai dengan kewenangannya.

"Kami imbau seluruh PO Bus baik AKAP maupun pariwisata agar seluruh armada memenuhi kelaikan sehingga dapat mengakomodir keperluan layanan pada angkutan lebaran," katanya.

Warga yang mana akan menyewa bus pariwisata juga diimbau untuk memberikan tempat istirahat bagi pengemudi dalam area lokasi wisata juga bila bermalam di tempat area wisata atau tujuan, agar pengemudi dapat optimal pada ketika mengendarai armada mengantar pengguna jasa keesokan harinya.

"Kami akan terus mengawal, mengawasi, lalu monitoring pelaksanaan ramp check hingga angkutan lebaran dapat berlangsung selamat, aman, lalu nyaman," kata Hendro.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *