Kementan bantu petani kendalikan hama penggerak padi ke Karawang

Market23 Dilihat

Ibukota Indonesia – Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan bermacam instansi terkait membantu petani dalam Wilayah Karawang, Jawa Barat, pada aksi pengendalian organisme pengganggu flora (OPT) atau hama penggerek batang padi di tempat tersebut.

"Kami melakukan pengendalian hama penggerek batang padi dengan dosis sekitar 25 tangki per hektare dikarenakan kami telah lama mengamati adanya telur-telur penggerek batang sekitar 3-4 per meter persegi. Kami melakukan aksi pengendalian bersama-sama petani juga instansi terkait,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi di keterang di dalam Jakarta, Sabtu.

Suwandi menyampaikan pihaknya bersatu berubah-ubah pihak terkait salah satunya petani kompak melakukan penyemprotan hama di dalam area pesawahan Desa Pasir Talaga, Kecamatan Telagasari, Daerah Karawang.

“Kami secara secara langsung turun tangan untuk membantu petani di mengendalikan hama penggerek batang padi ke area seluas 5 hektare dari total lahan seluas 40 hektare,” ujar Suwandi.

Suwandi menambahkan bahwa kegiatan yang disebutkan sebagai respons nyata menghadapi arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mana menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak terkait, satu di antaranya tenaga lalu jajaran Kementan, untuk membantu petani secara langsung.

Untuk menguatkan semangat seluruh pihak, Suwandi meminta semua untuk bersinergi pada menangani permasalahan OPT ke lapangan.

"Marilah kita semua menggerakkan bersama, gencarkan aksi pengendalian, dan juga sebarkan kegiatan yang mana bermanfaat ini agar dapat disertai oleh area lainnya," ujar Suwandi.

Direktur Perlindungan Tanaman Kementan Rachmat menegaskan komitmen pihaknya untuk terus-menerus menyokong kegiatan pengendalian hama vegetasi demi meningkatkan produktivitas pertanian pada negeri.

"Kami hadir di di lokasi ini untuk melakukan konfirmasi bahwa para petani mendapatkan pendampingan serta pengawalan yang mana mereka itu butuhkan. Semoga aksi ini dapat membantu menurunkan populasi OPT, khususnya penggerek batang padi," ujar Rachmat.

Kepala Seksi Padi Dinas Pertanian Wilayah Karawang Nani Kasih berharap bahwa pergerakan pengendalian OPT dapat memotivasi petani untuk tambahan waspada terhadap serangan hama juga senantiasa melakukan langkah pencegahan.

"Semoga pergerakan ini dapat memotivasi petani untuk lebih lanjut waspada terhadap serangan hama serta selalu melakukan langkah pencegahan. Lebih baik menjaga dari daripada mengobati," ujar Nani.

Pergerakan pengendalian hama penggerek batang padi dalam Desa Pasir Talaga, Kecamatan Telagasaru, Daerah Karawang, dilaksanakan di dalam lahan persawahan seluas 40 hektare dengan komoditas padi sawah varietas Inpari 32 Ciherang, dengan umur vegetasi pada waktu ini berkisar antara 15-40 hari pasca tanam.

Artikel ini disadur dari Kementan bantu petani kendalikan hama penggerak padi di Karawang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *