KESDM: hingga akhir 2023 ada 181 permohonan konversi motor listrik

Bisnis9 Dilihat

IDN Bisnis Ibukota – Kementerian Tenaga juga Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat hingga Desember 2023 terdapat 181 permohonan konversi kendaraan beroda dua motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda gowes motor listrik.

"Realisasi acara konversi listrik, jadi sudah ada ada permohonan 181 permohonan selesai dikonversi," ucap Plt Direktur Jenderal Daya Baru Terbarukan lalu Konservasi Daya (EBTKE) Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu ketika konferensi pers "Capaian Kemampuan Tahun 2023 juga Proyek Kerja Tahun 2024 Ditjen EBTKE" pada Jakarta, Kamis.

Jisman menjelaskan dari 181 permohonan tersebut, 145 di dalam antaranya sudah menerima bantuan dari pemerintah dengan nilai total Rp1,4 miliar dengan rincian delapan unit menerima bantuan sebesar Rp7 jt dan juga 137 unit menerima bantuan sebesar Rp10 juta.

Sedangkan, 36 permohonan masih pada proses uji laik jalan juga pengajuan SUT/SRUT tahun 2024.

Diketahui, Kementerian ESDM sudah pernah melaksanakan berbagai acara pada rangka peningkatan habitat konversi motor listrik melalui perbaikan regulasi konversi motor listrik (Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2023), salah satunya peningkatan insentif dari Rp7 jt menjadi Rp10 juta.

Kendati demikian, Jisman mengungkapkan total ongkos biaya untuk konversi yang dimaksud bisa jadi pada melawan Rp10 juta, antara Rp15-17 jt sehingga masih ada margin sekitar Rp5-7 juta.

Oleh sebab itu, Kementerian ESDM akan berinteraksi dengan pihak perbankan agar margin sebesar Rp5-7 jt bisa jadi diselesaikan.

"Jadi, bantuan pemerintah sekarang ada di area Rp10 juta. Memang untuk konversi itu pada menghadapi Rp10 jt antara Rp15-17 jt kurang lebih. Ini adalah kami lagi berupaya untuk komunikasi dengan perbankan bagaimana Rp5-7 jt ini mampu terselesaikan, bisa saja diberikan di-rate-rate tertentu dengan bunga nol persen serta ada cara sehingga pemilik motor yang mana ingin konversi bukan keluarkan biaya," ujar Jisman.

Upaya lain untuk meningkatkan biosfer konversi motor listrik, yakni penyiapan bengkel konversi lalu pelaksanaan pelatihan/workshop. Saat ini, terdapat 28 bengkel konversi sudah pernah bersertifikat Kemenhub serta 13 bengkel konversi telah dilakukan masuk platform digital digital dengan kapasitas konversi 38.124 unit/tahun.

Kementerian ESDM juga telah dilakukan menyelenggarakan pelatihan dan workshop pada wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan lalu Sulawesi dengan total 617 kontestan dari SMK otomotif, bengkel UMKM, bengkel universitas, lalu balai latihan kerja.

Pada 2023, ditargetkan sebanyak 50.000 unit kendaraan beroda dua motor mengikuti acara konversi juga 2024 sebanyak 150.000 unit dengan besaran bantuan yang dimaksud diberikan Rp7 jt per unit untuk motor konversi. otoritas pada waktu ini meninggikan besaran subsidi untuk motor konversi menjadi Rp10 juta.

Latar belakang inisiatif yang dimaksud merupakan komitmen pemerintah untuk menurunkan 31,8 persen emisi gas rumah kaca pada 2030 mendatang, menghurangi impor BBM lalu kompensasi oleh pemerintah juga penghematan biaya komponen bakar bagi masyarakat.

Selain itu, acara konversi akan memberikan dampak positif pada peningkatan konsumsi listrik sebesar 15 GWh, penurunan emisi sebesar 30.000 ton kemudian pengurangan impor BBM sebesar 20.000 kiloliter yang dimaksud secara dengan segera menghemat devisa negara sebesar 10 jt dolar AS.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *