Kompak Hengkang dari PDIP, Segini Harta Maruarar kemudian Budiman

Market13 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Perpolitikan RI jelang pemilihan umun makin ramai. Maruarar Sirait juga Budiman Sudjatmiko menjadi sorotan umum pasca menyatakan mundur sebagai kader PDI Perjuangan. Hal ini seiring dengan tindakan politiknya untuk beralih membantu Prabowo Subianto serta Gibran Rakabumingraka.

Seperti diketahui, Maruarar tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Dia juga tercatat pernah menjabat sebagai ketua Taruna Merah Putih, organisasi sayap PDI Perjuangan.

Saat menjadi anggota DPR, Ara melaporkan harta kekayaan setalah dikurangi utang, senilai Mata Uang Rupiah 85,8 miliar. Ara tercatat mempunyai utang sebesar Mata Uang Rupiah 33,79 miliar.

Harta Ara kebanyakan di bentuk tanah dan juga bangunan sebesar Mata Uang Rupiah 74,48 miliar. Aset properti yang mana ia miliki tersebar di tempat Jakarta, Jawa Barat, Banten, lalu Sumatra Utara.

Mengutip LHKPN tersebut, Ara miliki harta dalam bentuk alat transportasi serta mesin senilai Rupiah 1,15 miliar yang dimaksud terdiri dari mobil Fotton Ambulance (2012) seharga Mata Uang Rupiah 94,5 juta, Toyota Alphard (2017) Simbol Rupiah 713,77 juta, juga Toyota Fortuner (2017) Mata Uang Rupiah 344 juta. Seluruh kendaraan yang dimaksud ia dapat dari hasil sendiri.

Ara juga melaporkan harta bergerak lainnya Rupiah 7,42 miliar, surat berharga Rupiah 11,08 miliar, dan juga kas kemudian setara kas Mata Uang Rupiah 19,95 miliar.

Sedangkan Budiman Sudjatmiko resmi dipecat PDIP setelahnya sikapnya secara terbuka mendeklarasikan dukungan untuk akan datang calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto pada pemilihan umum pada 2024. Budiman menegaskan hal yang dimaksud dijalankan melawan nama kemudian keinginan pribadi kemudian tidak ada ada kaitannya dengan kepartaian.

Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budiman Sudjatmiko tercatat mempunyai total harta mencapai Simbol Rupiah 1,7 miliar.

Dari total harta tersebut, harta kekayaannya atau lebih tinggi dari 90% merupakan tanah kemudian bangunan dengan luas 187 M2/250 M2 yang mana terletak pada Perkotaan Ibukota Indonesia Timur dengan label hasil sendiri.

Selebihnya, ada dua unit mobil yakni Nissan Evalia 1,5 Tahun 2012 seharga Mata Uang Rupiah 95 jt dan juga Mitsubishi Mirage 1,2 A/T tahun 2013 seharga Simbol Rupiah 85 juta.

Karir Budiman berawal dari aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang dimaksud beliau deklarasikan pada 1996. Karena itu aktivitas politiknya di area PRD, beliau dipenjara oleh pemerintah Orde Baru kemudian divonis 13 tahun penjara setelahnya dituding menjadi dalang insiden perkembangan 27 Juli 1996.

Namun, Budiman hanya saja menjalani hukuman selama 3,5 tahun pasca mendapat amnesti dari Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 10 Desember 1999. Setelah bebas dari penjara, Budiman melanjutkan pendidikannya ke Inggris.

Budiman juga sebagian aktivis lainnya menyatakan diri masuk PDIP. Berdasarkan catatan pemberitaan detikcom ketika itu, para aktivis yang tersebut masuk PDIP, antara lain Rahardjo Waluyo Jati (PRD), mantan Ketua Pijar Haikal, Akuat Supriyanto, Beathor Suryadi, Masinton Pasaribu (Front Perjuangan Pemuda Indonesia), hingga Sinyo (Gerakan Bersama Rakyat).

Pada 2021, Ia pernah ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi jabatan sebagai Komisaris Independen pada PTPN V.

Artikel Selanjutnya Gak Dipecat PDIP, 90% Harta Budiman Sudjatmiko pada Aset Hal ini

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *