Kualifikasi Olimpiade 2024 untuk Unit Bulu Tangkis Sisakan 40 Hari, Indonesia Hanya Punya 6 Wakil di tempat Zona Diterima

Berita Olahraga42 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Periode kualifikasi Olimpiade 2024 untuk cabang olahraga bulu tangkis yang tersebut dimulai sejak 1 Mei 2023 tinggal menyisakan 40 hari. Perburuan tiket ke Paris akan berakhir pada 28 April 2024.

Federasi Bulu Tangkis Global (BWF) pun sudah pernah merilis ranking Race to Paris yang dimaksud jadi patokan kualifikasi menuju Olimpiade 2024. Peringkat ini ditentukan berdasar akumulasi poin yang dimaksud dikumpulkan pemain/pasangan dari 10 pertandingan terbaik selama periode kualifikasi.

Nantinya, kompetisi bulu tangkis Olimpiade 2024 untuk nomor tunggal putra lalu putri masing-masing disertai oleh 38 kontestan. Sedangkan untuk kompetisi ganda putra, putri, serta campuran akan melibatkan 16 pasangan per nomor.

Hingga Rabu, 20 Maret 2024, regu bulu tangkis Indonesia baru menempatkan enam perwakilan pada zona lolos pada ranking Race to Paris.

Tunggal Putra: 2 Wakil

Dari nomor tunggal putra, skuad Merah Putih miliki Jonatan Christie lalu Anthony Sinisuka Ginting yang digunakan mampu dibilang berada di zona aman. Jonatan Christie ketika ini menduduki peringkat empat ranking Race to Paris dengan torehan 81.531 poin, termasuk 12.000 poin yang dimaksud didapat usai menjuarai All England 2024.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting berada pada setrip keenam dengan raihan 79.151 poin dari 10 kejuaraan terbaik yang digunakan dihadiri oleh selama periode kualifikasi.

Untuk sektor tunggal, sebuah negara mampu mengirim maksimal dua perwakilan per nomor dengan catatan keduanya sama-sama menempati peringkat 16 besar Race to Paris.

Posisi Jonatan Christie juga Anthony Sinisuka Ginting pun relatif aman akibat unggul jarak jauh melawan Ng Tze Yong (Malaysia) yang tersebut duduk di area peringkat 17 dengan 58.735 poin.

Tunggal Putri: 1 Wakil

Situasi relatif aman juga dialami tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang dimaksud untuk sementara menempati setrip kedelapan pada ranking Race to Paris. Sayang, kans Indonesia untuk meloloskan tunggal putri kedua setelahnya Gregoria Mariska Tunjung ke Olimpiade 2024 tergolong tipis.

Indonesia memang benar masih punya Putri Kusuma Wardani lalu Ester Nurumi Tri Wardoyo yang dimaksud secara berurutan duduk pada peringkat 34 kemudian 36 Race to Paris. Akan tetapi, keduanya harus berjuang ekstra keras dengan waktu yang tersisa untuk menembus peringkat 16 besar jikalau ingin mendampingi Gregoria ke Olimpiade 2024.

Sektor Ganda 

Untuk sektor ganda, tiap negara berhak diwakili oleh dua pasangan yang mana masuk ranking 1-8. Bila tak ada delegasi di tempat tempat tersebut, negara yang digunakan berada pada bawah kedudukan 8 besar belaka bisa saja menempatkan satu wakil.

Indonesia untuk sementara baru menempatkan masing-masing satu pasangan di area zona lolos. 

Dari nomor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang dimaksud juara All England 2024 akhir pekan lalu duduk dalam sikap tujuh ranking Race to Paris dengan 80.149 poin.

Namun, tempat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto belum sepenuhnya aman dikarenakan masih kemungkinan besar tergeser pergi dari delapan besar dan juga disalip sesama ganda putra Indonesia.

Pada sisi lain, Indonesia masih punya Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana yang duduk di dalam peringkat sembilan dengan koleksi 71.129 poin.

Mereka hanya saja terpaut 3.329 poin dari Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (Cina) yang duduk di area peringkat delapan ranking Race to Paris.

Bergeser ke nomor ganda putri, Indonesia kemungkinan besar hanya saja akan meloloskan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti ke Olimpiade 2024.

Saat ini, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti duduk di tempat peringkat sembilan di ranking Race to Paris dengan koleksi 73.193 poin. Sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi sebagai ganda putri terbaik kedua Indonesia masih duduk di area peringkat 18 dengan 51.444 poin.

Situasi lebih tinggi sulit dihadapi ganda campuran Indonesia yang digunakan sanggup sejenis sekali tak mengirim duta ke Olimpiade 2024.

Skuad Merah Putih memang benar masih punya Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang tersebut untuk sementara duduk di tempat peringkat 15 dengan raihan 52.814 poin. Ia cuma unggul tipis berhadapan dengan banyak pasangan termasuk Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja pada setrip ke-19.

Dengan kata lain, ganda campuran Indonesia tak boleh terpeleset di 40 hari ke depan demi mengamankan setidaknya satu kursi ke Olimpiade 2024.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *