Kuartet Pabrikan Jepun All In ke Hidrogen, Yamaha Langsung Ngetes Bikin Mesin Kapal

Otomotif74 Dilihat

IDN Bisnis Hidrogen adalah elemen kontroversial pada bidang transportasi. Diklaim sebagai alternatif yang dimaksud lebih besar baik dibandingkan dengan kendaraan listrik, ilmuwan pada saat ini sedang berjibaku untuk merancang kendaraan yang tersebut layak untuk diproduksi besar-besaran.

Dengan riset yang masih berjalan, keampuhan dari mesin jenis baru ini pun masih menjadi tanda tanya. Walau demikian, kuartet pabrikan Jepang, Yamaha, Kawasaki, Suzuki dan juga Honda tetap saja yakin dengan mesin ini.

Dilansir dari Visordown, Yamaha, Honda, Kawasaki, serta Suzuki berkolaborasi di proyek HySE (Hydrogen Small Mobility & Engine Technology).

Proyek ini sudah mengirimkan sebuah buggy ke Reli Dakar dan juga sebuah prototipe ke konferensi Kawasaki.

Meskipun Yamaha belum menciptakan kendaraan beroda dua motor bertenaga hidrogen, namun produsen dari Nmax lalu kawan-kawan ini juga turut dan juga mengembangkan mesin hidrogen.

Pabrikan berlogo garpu tala ini telah terjadi mengerjakan mesin V8 yang tersebut menggerakkan Toyota Corolla di tempat kompetisi balapan Fuji 24 Hours.

Yamaha E01 skuter listrik matik [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Yamaha E01 skuter listrik matik [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Yamaha sudah pernah mengembangkan mesin kapal “tempel” bertenaga hidrogen untuk divisi kelautan, yang mana dipromosikan sebagai motor tempel bertenaga hidrogen pertama dalam dunia untuk kapal rekreasi.

Menurut Ben Speciale, Presiden Unit Bisnis Kelautan Yamaha A.S., Yamaha berjanji untuk mencapai netralitas karbon kemudian telah dilakukan menetapkan target untuk operasinya menjadi netral karbon pada tahun 2035 dan juga produknya menjadi netral karbon pada tahun 2050.

Tujuan keberlanjutan pangsa kelautan belaka dapat dicapai dengan memanfaatkan berbagai solusi. Hidrogen dianggap sebagai metode yang dimaksud layak untuk mencapai tujuan ini.

Penawaran ‘hijau’ Yamaha ketika ini di tempat dunia kendaraan beroda dua motor terbatas pada skuter listrik Yamaha NEO, skuter listrik E01, dan juga pedelec Booster. Selain itu, Yamaha juga sedang mengembangkan sepeda gowes motor uji coba listrik.

Pada Japan Mobility Show tahun lalu, Suzuki menampilkan versi purwarupa skuter Burgman yang mana bertenaga hidrogen.

Demikian pula, Kawasaki memamerkan sepeda gowes motor bertenaga hidrogen di dalam salah satu konferensi akhir tahun lalu.

Meskipun tak ada rumor tentang sepeda gowes motor bertenaga hidrogen, perusahaan ini sudah pernah menyatakan minatnya untuk menggunakan hidrogen sebagai alternatif dari elemen penyimpan daya listrik di transisi dari komponen bakar fosil.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *