LEMIGAS terus berinovasi untuk menjaga kinerja produksi sumur migas

Bisnis10 Dilihat

Sistem perubahan ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif pada melindungi integritas sumur dan juga kelancaran operasi produksi migas.

Jakarta – LEMIGAS Kementerian Energi lalu Narasumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan pembaharuan untuk menjaga kinerja produksi sumur minyak lalu gas bumi (migas) nasional permanen andal.

Kepala LEMIGAS Kementerian ESDM Mustafid Gunawan pada keterangannya, ke Jakarta, Jumat, mengemukakan sebagai Unit Pengujian Direktorat Jenderal Minyak kemudian Gas Bumi Kementerian ESDM, LEMIGAS telah terjadi mengembangkan formulasi fluida komplesi berbasis garam organik sitrat yang aman untuk peralatan produksi juga lingkungan.

"Produk pembaharuan ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif di melindungi integritas sumur serta kelancaran operasi produksi migas," ujarnya.

Mustafid menjelaskan pengembangan yang dimaksud sangat penting, lantaran tantangan besar pada sektor hulu migas adalah menjaga kestabilan lubang sumur dan juga mengurangi kehancuran formasi yang dapat mengganggu rute produksi.

Menurut dia, penurunan permeabilitas pada sekitar area sumur berubah menjadi isu utama yang diperlukan segera diatasi.

"Kerusakan formasi dapat terjadi akibat bervariasi faktor, diantaranya ketidakcocokan fluida pengeboran juga penyelesaian dengan karakteristik formasi yang tersebut ada. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan serius, seperti swelling mineral lempung serta pembentukan filter cake yang menghambat aliran fluida," katanya pula.

Lebih lanjut, Mustafid menyatakan pemilihan serta penyelenggaraan fluida penyelesaian yang digunakan tepat, sangat penting untuk menjaga keseimbangan tekanan di sumur serta menjaga dari peluang kebocoran atau ledakan yang mana berbahaya.

"Dengan pemahaman yang mendalam tentang karakteristik fluida penyelesaian organik berbasis garam sitrat, diharapkan dapat memberikan solusi efektif di merawat integritas sumur dan juga kelancaran operasi produksi dalam sektor ini," ujarnya.

Ia memaparkan LEMIGAS sudah miliki formulasi Organic Completion Fluids yang inovatif.

Sistem itu dirancang untuk menguatkan formulasi petrokimia pada negeri kemudian menggalang pencapaian target produksi minyak nasional sebesar satu jt barel per hari kemudian gas sebanyak 12 miliar kaki kubik per hari.

"Kami berjanji untuk berkontribusi secara signifikan pada upaya peningkatan produksi energi Indonesia," kata Mustafid pula.

Menurut dia, LEMIGAS menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi. Berbekal instrumentasi laboratorium lengkap serta tenaga ahli yang digunakan berkompeten, LEMIGAS terus berada di dalam garis terdepan di menyediakan solusi yang efektif.

"Kami berazam untuk berubah jadi yang dimaksud terbaik di memberikan layanan serta solusi inovatif bagi lapangan usaha migas," ujar Mustafid.

Ia juga menjelaskan laboratorium eksploitasi yang dimiliki LEMIGAS telah dilakukan mampu mengembangkan formulasi fluida komplesi dengan densitas besar kemudian memperkuat green product.

OCF LEMIGAS memiliki ketahanan pada suhu ekstrem, kompatibel dengan mineral alkali di air formasi, mempunyai laju korosif yang dimaksud rendah, juga lebih banyak ekonomis dari fluida komplesi komersial lainnya.

Laboratorium Eksploitasi LEMIGAS menciptakan formulasi fluida komplesi berdensitas tinggi dengan memanfaatkan garam organik sitrat yang digunakan bersifat ramah lingkungan dan juga miliki dampak korosif rendah terhadap logam.

"Diharapkan produk-produk ini dapat menyubstitusi beberapa item fluida komplesi berbasis garam nitrat kemudian fosfat yang dimaksud kurang ekonomis lalu berdampak pada peralatan produksi," kata Mustafid.

Artikel ini disadur dari LEMIGAS terus berinovasi untuk menjaga kinerja produksi sumur migas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *