Mandiri Sekuritas prediksi dana asing masuk 10 miliar dolar Amerika Serikat di dalam 2024

Bursa17 Dilihat

IDN Bisnis DKI Jakarta – Chief Economist PT Mandiri Sekuritas Rangga Cipta memproyeksikan dana asing masuk atau capital inflow akan mencapai 10 miliar dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang tahun 2024.

Ia memperkirakan capital inflow akan mulai masuk ke Indonesia di dalam kisaran kuartal II juga kuartal III tahun ini, seiring dengan penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat The Fed.

“Saya ambil langkah secara historis kapan masuknya, kemungkinan besar portofolio inflow mampu masuk sebelum ratenya bener- bener cut. Kita lihat market akan bergerak berdasarkan ekspektasi, kemudian biasanya sebelum actualnya cutnya The Fed, akan ada sinyal pemangkasan yang tersebut datang lebih lanjut dulu,” ujar Rangga pada Economic and Market Outlook 2024 dalam Menara Mandiri, Jakarta, Senin.

Rangga memproyeksikan The Fed akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 125 basis poin (bps) dengan sebanyak 3 sampai 4 kali pemangkasan.

 “Total cutnya pada 2024 sebanyak 125 basis poin, expect beberapa kali sanggup 50 basis poin, sanggup 25 basis poin,” ujar Rangga.

Menurutnya, ekspektasi penurunan suku bunga acuan seiring dengan mulai menurunnya pemuaian Amerika Serikat ke arah target The Fed sebesar 2 persen.

“Tahun ini, akibat naiknya harga di tempat Negeri Paman Sam sudah ada mulai melandai ke arah target The Fed 2 persen, ada kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunganya mulai Mei 2023. Itu forecast kita pada waktu ini,” ujar Rangga.

Sementara itu, Mandiri Sekuritas memproyeksikan pemuaian di negeri pada 2024 tetap memperlihatkan stabil di dalam sekitar 3,2 persen lalu suku bunga Bank Indonesia (BI) turun sebesar 75 bsis poin ke 5,25 persen, dan juga nilai tukar rupiah diperkirakan menguat ke level Rp14.900 secara rata-rata, namun masih dipengaruhi volatilitas perekonomian global di area kuartal I-2024.

”Kami tetap saja optimis akan pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia di area tahun Pemilihan Umum 2024. Kami mengawasi pemilihan akan berdampak positif bagi ekonomi nasional khususnya kenaikan peningkatan konsumsi rumah tangga. Namun demikian, beberapa hal seperti sikap mengawaitu hasil pemilihan dari para pemodal lalu volatilitas perekonomian global perlu diwaspadai,” ujar Rangga.

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *