Mataram dapat Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Rp74 miliar pada 2024

Finansial26 Dilihat

IDN Bisnis DBHCT sebesar Rp74 miliar itu, sebagian besar digunakan untuk peningkatan kesejahteraan lalu kondisi tubuh masyarakat

Mataram – Daerah Perkotaan Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.mendapatkan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) sebesar Rp74 miliar pada 2024 untuk membantu beberapa jumlah kegiatan prioritas pada tempat ini.

"DBHCT sebesar Rp74 miliar itu, sebagian besar digunakan untuk peningkatan kesejahteraan dan juga kemampuan fisik masyarakat," kata Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Daerah Perkotaan Mataram H Ramayoga di dalam Mataram, Jumat.

Besaran DBHCT tahun 2024, katanya, lebih banyak kecil dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp78 miliar. Namun demikian, Pemkot Mataram tetap saja bersyukur mendapatkan DBHCT sementara Pusat Kota Mataram tak memiliki areal pertanian tembakau.

Menurutnya, pada perencanaannya DBHCT yang disebutkan dibagi sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI, sesuai inisiatif prioritas di area Daerah Perkotaan Mataram di area beberapa jumlah organisasi perangkat wilayah (OPD) teknis.

Karenanya, sebesar 50 persen dari DBHCT sebesar Rp74 miliar itu, untuk peningkatan kesejahteraan penduduk guna mengatasi kemiskinan ekstrem melalui pembinaan lingkungan sosial.

"Selain itu, dilaksanakan inisiatif pelatihan kerja, pemberian peralatan kerja, lalu program-program lainnya pada OPD masing-masing," katanya.

Di samping itu, 40 persen DBHCT yang disebutkan diperuntukkan untuk pemenuhan keinginan di tempat bidang kondisi tubuh yang dimaksud ada di tempat Dinas Bidang Kesehatan kemudian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perkotaan Mataram.

"Seperti pengadaan sarana kemudian prasarana operasional kemampuan fisik baik di area Dinas Kesejahteraan maupun di dalam RSUD," katanya.

Sementara sisanya 10 persen, diarahkan untuk penegakan hukum di dalam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Perkotaan Mataram yang tersebut selama ini salah satu kegiatannya razia rokok ilegal.

"Penggunaan DBHCT itu harus tetap memperlihatkan mengacu pada PMK dengan kegiatan prioritas pemberdayaan kemudian peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

 

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *