Mendag sebut akan segera ada satgas atasi barang impor ilegal

Bisnis13 Dilihat

Jadi, keluhannya rata-rata banyak barang-barang yang tersebut ilegal

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pihaknya dengan asosiasi Himpunan Peritel lalu Penyewa Pusat Perbelanjaan Negara Indonesia (Hippindo) membentuk satuan tugas (satgas) guna mengatasi barang impor ilegal.

Mendag yang tersebut ditemui dalam sela Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Hari Senin memaparkan bahwa pembentukan satgas sebagai aksi lanjut perjumpaan dengan beberapa asosiasi seperti Hippindo yang dimaksud rata-rata mengeluhkan banyaknya barang-barang ilegal.

"Jadi, keluhannya rata-rata sejumlah barang-barang yang dimaksud ilegal, tentu langkah lanjutnya kita akan bikin bareng-bareng sebanding asosiasi untuk buat satgas," ujar Zulkifli.

Pria yang tersebut akrab disapa Zulhas ini mengutarakan pembentukan satgas nantinya untuk mengecek pemasaran barang-barang impor ilegal di dalam pasaran.

"Kita cek nanti ke market barang-barang ilegal itu dijualnya seperti apa, dipasarkan seperti apa," jelasnya.

Dia juga mengemukakan bahwa pembentukan Satgas akan melibatkan lembaga pemeliharaan konsumen, beberapa jumlah asosiasi hingga penegakan hukum.

"Tadi satgas dengan lembaga proteksi konsumen, asosiasi-asosiasi, satu lagi tentu satgas penegakan hukum, itu aja," ungkapnya.

Meski begitu, Zulhas tidak ada menyebutkan secara rinci kapan waktu pembentukan satgas yang disebutkan lantaran masih akan dilaksanakan rapat lanjutan dengan akan mengundang pemangku kepentingan terkait mengenai hal tersebut.

"Baru tadi kita rapat, besok masih ada lanjutan lagi, saya juga mengundang Kadin, mengundang Hipmi, asosiasi-asosiasi lainnya kita undang dulu. Tapi benang merah kesepakatan mereka itu sebetulnya yang tersebut menghancurkan itu barang-barang ilegal," tutur Zulhas.

Sebelumnya, Himpunan Peritel juga Penyewa Pusat Perbelanjaan Nusantara (Hippindo) menginginkan pemerintah membentuk satgas khusus untuk menangani impor ilegal, guna melindungi daya saing sektor ritel.

"Jadi ini memang sebenarnya benar-benar harus pemerintah yang tersebut memberikan solusi tepat, yaitu dengan cara menyebabkan penegakan hukum yang dimaksud benar serta kalau sekarang situasinya lagi urgent. Harus bikin satgas yang fokus pada bagaimana pintu masuk barang-barang ilegal ini sanggup ditutup semaksimal mungkin," ujar Sekretaris Jenderal Hippindo Haryanto Pratantara di Jakarta, hari terakhir pekan (5/7).

Menurut dia, pihaknya ingin satgas yang tersebut dibentuk itu melakukan pencegahan penyelundupan barang ilegal di dalam pelabuhan jalur tikus, maupun pelabuhan resmi, juga menerapkan penegakan hukum terhadap oknum pemerintah yang turut melakukan pelolosan barang impor ilegal ke lingkungan ekonomi domestik.

Kamar Dagang dan juga Industri (Kadin) RI juga merekomendasikan untuk pemerintah untuk membentuk Satgas Pemberantasan Impor Ilegal lalu Penerbitan Barang Impor Ilegal dalam sedang kabar yang menyebutkan masalah kemungkinan meningkatnya barang impor ke domestik.

Kadin beserta asosiasi kemudian himpunan pelaku perniagaan yang tersebut bernaung ke dalamnya, mengajukan permohonan untuk pemerintah agar terus-menerus ikut serta pada pembentukan satgas tersebut.

Artikel ini disadur dari Mendag sebut bakal ada satgas atasi barang impor ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *