Investasi Saham, Bagaimana Keuntungan dan Risikonya

Investasi79 Dilihat

Jenis investasi sendiri mempunyai berbagai macam, salah satunya adalah Investasi saham. Umumnya, Investasi dapat diartikan sebagai kegiatan menanam atau menyimpan aset maupun dana agar dapat menghasilkan return dikemudian hari.

Simak artikel ini untuk mengenali Investasi saham, keuntungan apa saja yang didapatkan dan Resiko yang harus dikenali ketika berinvestasi saham.

Apa Itu Investasi Saham?

Meskipun istilah investasi saham sudah tidak asing di telinga. Namun, Masih banyak masyarakat belum memahami dari istilah tersebut.

Jadi, Investasi Saham Adalah kegiatan penanaman modal berbentuk penyertaan sejumlah dana oleh seseorang atau badan usaha, dan melalui instrumen tersebut mereka mempunyai klaim atas aset dan penghasilan perusahaan serta memiliki hak menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan menerima keuntungan.

Jenis-jenis Investasi Saham

Jenis saham sangatlah beragam. Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Bank Indonesia (BI) hingga Januari 2023 ini, tercatat 833 emiten yang terdapat di bursa saham. jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu dengan jumlah 825 emiten.

Menurut Bursa Efek Indonesia, emiten tersebut terbagi dalam 9 sektor seperti berikut;

  • Agriculture
  • Mining
  • Basic industry & chemicals: 
  • Miscellaneous industry (usaha pembuatan mesin berat atau ringan, berikut dengan komponen penunjangnya)
  • Consumer goods industry
  • Property, real estate, and building construction
  • Infrastructure, utility, and transportation
  • Finance
  • Trade, service, and investment

Perlu kamu ketahui, perbedaan sektor tersebut mempengaruhi naik turunnya sebuah saham. Maka dari itu, memilih emiten saham yang tepat akan meningkatkan kesempatan kamu meraih profit yang besar.

Keuntungan Saat Investasi Saham

Orang yang melakukan investasi atau biasa disebut investor, akan mendapatkan sejumlah keuntungan ketika mereka berinvestasi.

Dividen

Salah satu keuntungan tersebut dapat berupa dividen, Dividen adalah pembagian keuntungan yang didapatkan perusahaan dalam periode yang telah ditentukan kepada para pemegang saham.

Mudahnya, JIka anda memiliki Saham BBCA 10%. dan pada saat itu BBCA mendapatkan keuntungan Rp. 1.000.000 maka anda akan mendapat 10% yaitu 100.000 rupiah.

Namun, perlu diingat bahwa pembagian besaran dividen dapat berubah tergantung kebijakan perusahaan, Biasanya akan ada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) menjelang pembagian dividen.

Capital Gain

Keuntungan lainnya adalah Capital Gain, Capital gain dapat diartikan keuntungan selisih harga jual dan harga beli.

Misalnya, jika anda membeli 1 lot BBCA diharga 900.000 rupiah. Kemudian suatu hari anda menjual 1 lot tersebut diharga 950.000 rupiah. Maka anda mendapatkan untung Rp. 50.000. Keuntungan tersebutlah yang disebut Capital gain.

Kenali Resiko Investasi Saham

Saat berinvestasi saham, pasti ada keuntungan dan kerugian yang akan dialami investor. berikut adalah resiko dalam berinvestasi saham

Capital Loss

Berbanding terbalik dengan capital gain, Capital los merupakan turunnya harga saham ketika menjual saham tersebut dikemudian hari. Misalnya kamu membeli saham BBCA diharga 900.000 rupiah per lot dan suatu hari kamu menjualnya diharga Rp. 850.000 per lot. Maka kamu mengalami Capital loss Rp. 50.000.

Risiko Likuidasi

Ini dapat terjadi jika emiten yang kita beli mengalami kebangkrutan atau dilikuidasi. Para pemegang saham mempunyai hak terhadap aktiva perusahaan setelah seluruh kewajiban Emiten dibayarkan. Kemungkinan terburuknya adalah jika tidak lagi aktiva yang tersisa, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa.

Saham Dihapus Dari BEI

penghapusan saham dari bursa dapat terjadi karena berbagai alasan. Jika Emiten yang kita punya terjadi penghapusan oleh BEI (delist) maka emiten tersebut tidak dapat lagi diperjualbelikan (menjadi tidak likuid).

Tidak Mendapatkan Dividen

Dividen dapat diberikan jika perusahaan mendapatkan keuntungan dalam periode tersebut. Jika perusahaan tersebut rugi atau belum mencapai target. maka kamu harus siap-siap tidak dapat deviden.

Tips Investasi Saham

Gunakan Uang Dingin

Harga saham yang selalu naik turun membuat kita tidak dapat menggunakan uang kebutuhan sehari-hari untuk investasi. Selalu gunakan uang dingin untuk meminimalisir jika kita salah dalam menentukan emiten investasi.

Atur keuangan Anda

Atur uang pengeluaranmu sebaik mungkin. dengan harga saham yang naik turun kamu perlu menyesuaikan uang agar dana yang kamu investasikan tidak terpaksa kamu tarik karena kamu butuh uang.

Terus Belajar

Memilih emiten saham sangatlah sulit. diperlukan analisis yang mendalam agar kita tidak rugi dalam berinvestasi. Selain itu, market dan emiten di bursa saham sangat mudah berubah. Jadi jangan pernah berhenti belajar.

photo by abisgajian

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar

  1. Dalam Metigasi, sebenarnya tidak ada yang namanya risk. Hanya ada pilihan tentang apa yang akan diambil, termasuk: risiko itu sendiri, dan kapan risiko tersebut kita mau ambil. Bingung? The Point is: Siapa pun yang tidak berinvestasi ‘sekarang’ kehilangan Big opportunity. Salam Dyarinotescom