Menkeu paparkan kesepakatan sementara postur makro fiskal 2025

Finansial24 Dilihat

perkembangan kegiatan ekonomi yang disepakati tahun depan 2025 antara range 5,1-5,5 persen, naiknya harga 1,5-3,5 persen, nilai tukar rupiah Rp15.300-15.900 per dolar Amerika Serikat

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan kesepakatan sementara antara pemerintah dengan Panitia Kerja (Panja) A Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai postur makro fiskal 2025.

“Sampai dengan hari ini, pertumbuhan sektor ekonomi yang disepakati tahun depan 2025 antara range 5,1-5,5 persen, kenaikan harga 1,5-3,5 persen, nilai tukar rupiah Rp15.300-15.900 per dolar Amerika Serikat (AS), suku bunga SBN (Surat Berharga negara) 10 tahun sebesar 6,9-7,2 persen, nilai minyak 75-85 dolar Negeri Paman Sam per barel, lifting minyak 580-605 ribu barel per hari, lifting gas bumi 1.003-1.047 jt barel per hari,” kata beliau di konferensi pers Kondisi Fundamental Perekonomian Terkini lalu Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2025 di Jakarta, Senin.

Untuk indikator pembangunan, tingkat kemiskinan disepakati diturunkan ke 7-8 persen, tingkat kemiskinan ekstrem 0 persen, rasio gini 0,379-0,382, Derajat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,5-5 persen, indeks modal manusia 0,56, kemudian Kuantitas Tukar Petani (NTP) 115-120, lalu Kuantitas Tukar Nelayan (NTN) 105-106

Postur APBN 2025 yang mana sudah ada dibahas pada Kerangka Kondisi Keuangan Makro kemudian Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), baik asumsi dengan Komisi XI dan juga Komisi VII DPR, mencakup pendapatan negara 12,30-12,36 persen dari Layanan Domestik Bruto (PDB), belanja negara 14,59-15,18 persen dari PDB, defisit keseimbangan primer 0,15-0,61 persen dari PDB, juga defisit 2,29-2,82 persen dari PDB.

Seluruh kesepakatan mengenai postur makro fiskal 2025 yang dimaksud akan disahkan pada Juli 2024 dengan Banggar juga Sidang Paripurna pada 9 Juli 2024.

“Dengan kesepakatan ini, nanti kami akan menyusun RABPN 2025 yang digunakan akan disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk Sidang Paripurna DPR tanggal 16 Agustus,” ucap Sri Mulyani

Artikel ini disadur dari Menkeu paparkan kesepakatan sementara postur makro fiskal 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *