Menkeu: THR telah lama tersalurkan Rp13,4 triliun

Finansial41 Dilihat

IDN Bisnis Untuk komponen THR sampai 24 Maret itu telah terealisasi Rp13,4 triliun.

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa penyaluran tunjangan hari raya (THR) telah lama mencapai Rp13,4 triliun per 24 Maret 2024.

“Untuk komponen THR sampai 24 Maret itu sudah ada terealisasi Rp13,4 triliun,” kata Sri Mulyani pada waktu konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2024 pada Jakarta, Senin.

Penyaluran untuk aparatur sipil negara (ASN)/pejabat/TNI/Polri melalui anggaran pendapatan juga belanja negara (APBN) tercatat sebesar Rp3,2 triliun, yang dimaksud diberikan terhadap 625.112 pegawai pada 4.722 satuan kerja. Total pagu THR untuk segmen ini pada APBN mencapai Rp18 triliun.

Sementara itu untuk THR ASN/pejabat/TNI/Polri yang dimaksud disalurkan melalui anggaran pendapatan kemudian belanja tempat (APBN), Sri Mulyani menyatakan belum menerima laporan realisasinya. Skor pagunya mencapai Rp19 triliun.

Selanjutnya, penyaluran THR untuk pensiun kemudian penerima pensiun mencapai Rp10,2 triliun dari total pagu Rp11,7 triliun. “Ini realisasi yang mana paling cepat,” ujar Sri Mulyani.

THR untuk segmen ini telah terjadi tersalurkan sebesar Rp9,98 triliun untuk 3,07 jt pensiunan melalui PT Taspen kemudian Rp168,6 miliar untuk 57,4 ribu pensiunan melalui PT Asabri.

Secara rinci, komponen THR dan juga upah ke-13 untuk ASN/pejabat/TNI/Polri terdiri dari upah pokok sesuai nilai penghasilan per Maret 2024 untuk THR serta Mei 2024 untuk penghasilan ke-13; tunjangan jabatan/umum; tunjangan yang tersebut melekat pada pendapatan pokok (tunjangan keluarga dan juga tunjangan pangan); juga 100 persen tunjangan kinerja bagi ASN pusat dan juga setinggi-tingginya 100 persen untuk ASN daerah.

Pemberian tunjangan kinerja bagi ASN tempat mempertimbangkan kemampuan kapasitas fiskal wilayah serta sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu komponen THR lalu penghasilan ke-13 untuk pensiun dan juga penerima pensiun di area antaranya pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan juga tambahan penghasilan.

Bagi profesi guru lalu dosen, komponen yang digunakan diterima 100 persen tunjangan profesi, tunjangan kehormatan profesor, atau tambahan penghasilan guru.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *