MenKopUKM meyakini UMKM otomotif mampu beradaptasi dengan tren EV

Market15 Dilihat

IDN Bisnis mereka pasti telah siap melakukan ‘switch’, mereka itu juga sudah ada siap melakukan riset lalu pengembangan untuk menciptakan komponen-komponen lain

Jakarta – Menteri Koperasi lalu Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki meyakini pelaku UMKM sektor otomotif mampu beradaptasi dengan tren kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

"Saya sudah ada keliling ke mana-mana, dia pasti telah siap melakukan switch, merekan juga telah siap melakukan riset kemudian pengembangan untuk memproduksi komponen-komponen lain. Pasti naluri industri mereka itu mengembangkan ke produk-produk yang lain," ujar Teten di tempat Jakarta, Senin.

Menurut dia, penampilan kendaraan listrik merupakan tantangan, tapi dirinya yakin kalau sektor akan mengikuti keinginan pasar. UMKM otomotif mampu menciptakan apa aja.

Selain itu, Teten juga mengungkapkan bahwa terdapat peluang besar di sektor UMKM otomotif sebab Indonesia pada dunia otomotif sejumlah menarik perhatian pemodal luar negeri, teristimewa oleh sebab itu anak-anak muda Indonesia yang tersebut andal pada memodifikasi kendaraan.

Kalau menciptakan produk-produk yang digunakan artwork seperti motorcycle builder, kata Teten, generasi muda Indonesia sudah ada andal.

"Saya tahu persis pemodal banyak yang tersebut mau masuk ke Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, MenKopUKM Teten Masduki memohonkan para pelaku bidang otomotif dalam Indonesia agar meningkatkan kemitraan dengan UMKM penyedia komponen otomotif guna memperkuat hilirisasi.

Menurut Teten, kemampuan UKM lapangan usaha otomotif sangat baik lantaran mampu memasok 65 persen komponen kendaraan serta alat berat.

Berdasarkan data BPS, pada 2023 sektor otomotif menyumbang Rp311 triliun atau sekitar 9 persen dari total komoditas domestik bruto (PDB) bidang pengolahan non migas.

Sedangkan pertumbuhan bidang otomotif selama lima tahun terakhir atau selama periode 2018-2023 adalah 4,1 persen.

Fakta Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan bahwa produksi otomotif roda empat pada 2023 sebanyak 1,395 jt unit. Sedangkan jumlah agregat produksi sepeda gowes motor atau roda dua sebanyak 5,2 jt unit, menurut data ASEAN Automotive Federation (AAF).

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *