Minimalis namun canggih ala Wuling Cloud EV

Otomotif35 Dilihat

Jakarta (ANTARA) – Sejak Wuling mengumumkan tarif untuk mobil listrik barunya yaitu Cloud EV, kendaraan ramah lingkungan ini terus berubah menjadi perbincangan ke penduduk lantaran kecanggihan yang mana ditawarkan dan juga tarif yang tersebut relatif terjangkau.

Banyak kalangan menganggap banderol Rp410 jt merupakan nilai yang dimaksud cukup kompetitif untuk mobil listrik yang digunakan popularitasnya terus meningkat. Bahkan sebagian beranggapan Cloud EV lebih besar worth to buy ketimbang mobil internal combustion engine (ICE) ke rentang harga jual Rp400 jutaan.

ANTARA berkesempatan merasakan dengan segera performa dan juga teknologi yang ditawarkan Cloud EV di kawasan Kemayoran, Ibukota Indonesia Pusat pada Kamis (2/5).

Berbeda dengan pendahulunya yakni Wuling Air EV kemudian Binguo EV, Cloud EV mempunyai dimensi yang digunakan lebih tinggi besar di dalam antaranya dimensi panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.652 mm, lalu jarak sumbu roda 2.700 mm.

Dimensi sebesar ini juga mirip dengan beberapa mobil MPV 7 seater yang ada di Indonesia sehingga dapat dibayangkan bagaimana luasnya kabin yang digunakan disuguhkan.

Baca juga: Wuling paparkan harga jual rekomendasi untuk Cloud EV di dalam PEVS 2024
 

Interior Wuling Cloud EV. (ANTARA/Adimas Raditya)

Baca juga: Wuling perkenalkan Cloud EV, mobil listrik ketiganya pada Indonesia

Penampilan minimalis

Kendaraan listrik di segmen medium hatchback ini mempunyai kesan minimalis dan juga dinamis tanpa lekukan body yang berlebihan di bagian eksteriornya.

Sesuai namanya, Cloud EV yang tersebut memang benar terinspirasi dari awan, juga memiliki lekukan halus dalam sisi samping yang mengintegrasikan lampu depan juga belakang sebagai perpaduan estetika teknologi yang minimalis.

Bentuk bulat layaknya awan ini juga didukung oleh penyematan velg dual tone palang tebal berukuran 18 inch sehingga semakin menguatkan kesan mewah serta elegan.

Kesan minimalis yang dimaksud dihadirkan ternyata turut dibawa hingga ke bagian interior, pada mana Cloud EV hampir tak memiliki tombol fisik lalu sejumlah panel dalam bagian dashboard pengemudi.

Hampir seluruh pengaturan ciri kendaraan telah lama dipindahkan ke panel instrumen atau headunit juga toogle switch pada setir kendaraan.

Jika biasanya toogle switch berfungsi untuk mengoperasikan video/audio lalu mengatur besar speaker, Cloud EV menambahkan fungsinya untuk ciri intelligent driving assist (IDA), pengaturan AC, pengaturan kamera 360, menjawab panggilan telepon, tombol pintas, mengaktifkan perintah suara, dan juga lain-lain.

Sedangkan ciri lain yang tersebut lebih lanjut spesifik telah lama ditanamkan dengan segera pada headunit.

Pengendara akan dimudahkan di pengaturan kendaraan melalui headunit layar sentuh berukuran 15,6 inch.

Adapun beberapa layanan yang dimaksud dapat diatur di headunit di dalam antaranya pengaturan spion, lampu otomatis, adaptive cruise control, mode berkendara, advance driving assistance system (ADAS), brake feel mode serta lainnya.

Yang terbaru, Wuling menambahkan beberapa jumlah perintah pernyataan baru yang tersebut belum ada dalam seri sebelumnya seperti buka/tutup bagasi, nyala/mati lampu ambient, informasi sisa baterai dan juga jarak tempuh, atur mode berkendara, pengaturan wiper, ketinggian lampu utama, pemulihan daya kendaraan serta masih sejumlah lagi yang dimaksud lainnya.

Semua kemudahan pengaturan kendaraan ini didukung oleh desain kabin dengan nuansa black pearl yang dimaksud elegan dan juga jok hitam sangat santai bagi siapapun yang tersebut duduk dalam dalamnya.

Duduk di dalam baris kedua kendaraan masih terasa lega sebab konfigurasi kursi yang dimaksud diatur sedemikian rupa mengingat dimensi mobil ini setara dengan mobil MPV, menghilangkan baris ketiga juga menggantinya dengan bagasi berkapasitas 606 liter.

Untuk membuka atau melakukan penutupan bagasi, Wuling menanamkan teknologi smart electric tailgate di mana bagasi dapat dioperasikan melalui perintah suara, headunit, atau sensor kunci.

Baca juga: Wuling pamerkan tampilan interior lalu eksterior Cloud EV ke IIMS 2024

Rasa berkendara

Cloud EV yang mana dipasarkan pada Tanah Air dibekali elemen penyimpan daya berkapasitas 50,6 kWh juga diklaim mempunyai jarak tempuh mencapai 460 kilometer hingga 505 kilometer.

Dalam uji berkendara secara terbatas, Wuling Cloud EV cukup responsif di mana digunakan berkendara ke lingkungan perkotaan dengan dukungan 4 mode berkendara yaitu eco+, eco, normal, juga sport.

Sebagai gambaran, mode berkendara eco+ akan membatasi laju kendaraan maksimal hingga 80kpj, sementara mode sport dapat melaju hingga maksimal 150kpj.

Pada bagian pengereman juga dapat diatur responsnya apakah normal atau lebih banyak sigap ketika tuas rem diinjak, meskipun secara umum performa pengereman tak ada perbedaan.

Untuk bagian suspensi, Cloud EV cukup santai saat ditumpangi empat pendatang dewasa pada kecepatan sedang. Hal ini juga berlaku saat mobil beberapa kali menyeberangi tikungan dan juga jalan bergelombang.

Yang membuatnya semakin aman untuk dikendarai adalah fitur-fitur berkendara yang dimaksud sudah pernah disebutkan ke atas, dapat dioperasikan melalui perintah kata-kata sehingga pengendara terus sanggup fokus berkendara.

Beberapa layanan unggulan Wuling Cloud EV di dalam antaranya: Digital AC with PM 2.5 Filter, Air Conditioning at Second Row, Power Windows with Auto Up/Down and Anti-Pinch Function, AlL-Around 360° Camera, Multifunction Switch on Steering Wheel, Keyless Entry & Smart Start System, USB Port fast charging, Wireless Charger, 6 Speakers AM/FM Radio, USB, Bluetooth, Full Vehicle Control via Head Unit, Smart Electric Tailgate, Smart Door Lock/Unlock.

Baca juga: Wuling raih penghargaan "The Most Popular EV Brand in Indonesia"

Baca juga: Wuling sumbang 64 persen transaksi jual beli kendaraan elektrik

Artikel ini disadur dari Minimalis namun canggih ala Wuling Cloud EV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *