Minyak Telon Ini adalah Makin Harum Lewat UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR

Entrepreneur17 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Harum wewangian yang dimaksud berbeda menusuk hidung pada waktu menghampiri salah satu booth di tempat acara UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023. Brand bernama “Habbie” dengan barang andalan minyak telon menyajikan wangi aromatik dan juga obat tradisional yang mana berpadu.

PT Habbie Bangun Aromatik atau brand Habbie menjadi salah satu kontestan pada event acara tahunan yang diselenggarakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sejak 2019 itu. Unjuk gigi pada DKI Jakarta Convention Center pada 7-10 Desember 2023, brand Habbie memanfaatkan sarana business matching antara UMKM Indonesia dengan calon konsumen termasuk lingkungan ekonomi luar negeri. 

Edukasi kegiatan bisnis bagi pelaku UMKM untuk terus bertambah berkelanjutan meningkatkan skala usaha, dirasakan brand Habbie ketika mengikuti kegiatan BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 baru-baru ini. pimpinan Habbie Novita Anggraeni menuturkan, sejak mengenal BRILIANPRENEUR, ia merasa usahanya memiliki prospek cerah untuk terus berkembang.

“Ketemu BRILIANPRENEUR, kami bisa jadi dapat network lalu dapat pasar, bisa saja jualan. Kami baru bergabung pada 2023 ini,” ucapannya pada keterangan tertulis, Hari Sabtu (6/1/2024).

Novita menjelaskan, Habbie menginovasi komposisi dasar minyak telon dengan minyak-minyak aromatik lainnya. Hal ini menjadi sebuah terobosan baru pada hasil minyak telon yang tersebut mana terjadi kolaborasi minyak aromatik lalu obat tradisional. 

Saat ini Habbie telah mengeluarkan minyak telon dengan 30 set varian aroma. Hal yang disebutkan menimbulkan Habbie menjadi minyak telon dengan varian terbanyak di dalam dunia. Mulai dari flower series, tea series, cajuput oil vanilla series, dan juga cajuput oil saffron series. 

Setelah mempelajari persyaratan mengikuti BRILIANPRENEUR, Novita juga pasukan mengirim berbagai hal yang mana dibutuhkan sebagai persyaratan untuk BRI. “Alhamdulillah terus-menerus dapat feedback yang bagus. Jadi, ikuti cuma alurnya,” ujarnya. 

Ketika mengikuti BRILIANPRENEUR, lanjutnya, hal pertama juga utama yang tersebut didapat brand Habbie adalah edukasi. Di antaranya melalui beberapa webinar yang menguatkan kembali cara juga proses usaha pelaku UMKM seperti Habbie. 

Dengan mengikuti BRILIANPRENEUR, Novita serta timnya merasa harus belajar kembali bagaimana menjalankan bidang usaha agar dapat berkelanjutan. “Berbagai kegiatan edukasi ini menguatkan kembali. Tim kami belajar lagi, me-refresh pengetahuan,” katanya. 

Hal penting lainnya yang tersebut didapatkan melalui BRILIANPRENEUR adalah perluasan lingkungan ekonomi yang tak biasa yaitu melalui business matching secara untuk ekspor. Melalui BRILIANPRENEUR pula ia meyakini, networking Habbie akan semakin luas. Di sisi lain, BRILIANPRENEUR pun dapat memberikan sejumlah permintaan yang tersebut diperlukan UMKM, seperti pendampingan.

“BRI melalui BRILIANPRENEUR ke depan memberikan pendampingan. Ini adalah sangat dibutuhkan UMKM seperti Habbie. Misalkan kalau masuk ke offline store ritel kita mau listing produk-produk gimana sih caranya. biasanya akan dilihat brand-nya apa, jualan kemana, jual berapa, kasih margin berapa. Nah, kadang kita tak punya pengetahuan itu. Dengan pendampingan ini pelaku UMKM menjadi lebih tinggi percaya diri,” ungkapnya. 

Dia pun menyatakan bahwa apabila business matching berhasil dan juga mendapatkan bursa ekspor, pendampingan lain yang mana dibutuhkan adalah terkait aspek legal. Novita pun mengumumkan BRILIANPRENEUR sangat membantu pelaku UMKM untuk terus meningkatkan skala serta kapasitas usahanya. 

Saat ini, lingkungan ekonomi Habbie pun semakin luas. Selain dipasarkan daring melalui berbagai jaringan e-commerce, Habbie pun dipasarkan luring melalui baby shop atau speciality store. Habbie pun pada saat ini telah terjadi mampu menerima hingga 50 tenaga kerja, mengalami perkembangan pesat dari awalnya cuma 5 perintis usaha. Untuk material baku, Habbie 100% hasil alami dari pada negeri. 

“Alhamdulillah sejak 2019 Habbie terus berkembang. Meski demikian kami masih membutuhkan pendampingan dan juga pembinaan. Oleh akibat itu kami sangat bersyukur dapat turut juga di BRILIANPRENEUR. Bisa menjembatani Impian pelaku UMKM untuk terus progresif juga berkembang,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang mana merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-128 BRI juga resmi ditutup oleh Direktur Utama BRI Sunarso pada 10 Desember 2023 pada DKI Jakarta Convention Centre (JCC). Acara ini berhasil mencatatkan dealing commitment melalui business matching senilai Dolar Amerika 81,3 jt dollar atau Mata Uang Rupiah 1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rupiah 15.500,- per USD). 

Sunarso berharap penyelenggaraan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta meluas pada kemajuan, dan juga pengembangan kapasitas dan juga kualitas UMKM Indonesia.

“Program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR menjadi salah satu langkah konkret BRI sebagai lembaga keuangan yang dimaksud turut bertanggung jawab memajukan UMKM Indonesia. BRI mengamati adanya potensi besar bagi produk-produk Indonesia untuk masuk ke pangsa global. Hasil karya anak bangsa dinilai miliki kualitas yang dimaksud dapat bersaing dengan hasil dari negara-negara lain,” jelas Sunarso.

Keywords: BRI, UMKM, BRILIANPRENEUR, Naik Kelas, Habbie, Minyak Telon

Artikel Selanjutnya 15 UMKM Binaan BRI Ini adalah Unjuk Gigi di tempat Kick-Off HUT ke-128

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *