Mirae Asset prediksi IHSG tembus 7.585 seiring penyesuaian suku bunga

Investasi41 Dilihat

Dengan prediksi tersebut, Tim Studi Mirae Asset mempunyai 9 saham pilihan (top picks) yaitu ACES, ASII, BBRI, BBCA, BMRI, CPIN, MAPI, MYOR, lalu TLKM

Jakarta –

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menyentuh level 7.585 pada akhir 2024, seiring dengan penyesuaian suku bunga acuan oleh pelaku bidang usaha juga emiten.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto menyampaikan bahwa proyeksi IHSG didasari oleh pertimbangan bahwa makroekonomi terkini terkait ruang penurunan suku bunga acuan oleh Bank Tanah Air (BI) yang lebih banyak terbatas, dan juga tempat nilai tukar rupiah.

“Dengan prediksi tersebut, Tim Studi Mirae Asset mempunyai 9 saham pilihan (top picks) yaitu ACES, ASII, BBRI, BBCA, BMRI, CPIN, MAPI, MYOR, lalu TLKM,” ujar Rully pada Pihak yang Berinvestasi Network Summit 2024 by Mirae Asset di Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatan ini, Rully mengutarakan penyesuaian top picks dilaksanakan dengan memasukkan BMRI dan juga TLKM untuk menggantikan ANTM serta HRUM.

"Penyesuaian ini wajib dikerjakan di sedang volatilitas lingkungan ekonomi yang dimaksud cukup tinggi, sehingga harus lebih lanjut selektif pada pemilihan saham berkapitalisasi pangsa besar lalu berfundamental kuat," ujar Rully.

Ia menjelaskan, volatilitas ditunjukkan oleh arus meninggalkan modal asing dari lingkungan ekonomi modal (foreign nett sell) senilai 2,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS), yang digunakan mana 2,7 miliar dolar Negeri Paman Sam pada bentuk obligasi pemerintah serta 600 jt dolar Amerika Serikat pada bentuk saham kemudian efek ekuitas lain sejak awal tahun hingga 24 Juni 2024.

Terkait makroekonomi, Rully optimistis situasi Nusantara akan positif juga memprediksi ruang penurunan suku bunga acuan BI masih akan dipengaruhi oleh tempat nilai tukar rupiah yang digunakan semakin stabil dan juga prospek penurunan suku bunga acuan Negeri Paman Sam atau Fed Fund Rate (FFR).

Di berada dalam bervariasi tantangan, Ia memproyeksikan peningkatan kredit perbankan akan sesuai target perkembangan BI sebesar 10 sampai 12 persen.

Menurut dia, kebijakan BI yang mana diambil ketika ini berfungsi untuk mengupayakan stabilitas, lalu Mirae Asset memperkirakan hal ini akan bertahan lebih besar lama dengan pengaruh dari volatilitas Rupiah yang tersebut semakin terjaga.

“Maka dari itu, kami memprediksi peningkatan Ekonomi Nasional Tanah Air berubah menjadi 5,01 persen pada 2024 serta 5,02 persen pada 2025, sebab kebijakan penurunan suku bunga yang kurang agresif melebihi perkiraan sebelumnya," ujar Rully.

Ia melanjutkan, perekonomian global pada semester II-2024 diprediksi akan ditopang oleh Negeri Paman Sam lalu India sebagai mesin pertumbuhan sampai tahun depan.

Untuk AS, pihaknya meyakini bahwa perkembangan ekonominya akan cenderung moderat, didorong oleh dampak lambat dari pengetatan kebijakan moneter yang mana sangat agresif sejak 2022.

Sebagai aspek lain, Ia meyakini ketidakpastian masih sangat tinggi kemudian sulit memprediksi berlanjutnya ketegangan geopolitik antara Iran dan juga Israel.

"Ketegangan geopolitik di dalam wilayah lain, lanjutnya, dapat menggerakkan volatilitas jangka pendek, tetapi nomor permintaan global masih lemah khususnya oleh sebab itu lemahnya peningkatan dunia usaha China," ujar Rully.

Artikel ini disadur dari Mirae Asset prediksi IHSG tembus 7.585 seiring penyesuaian suku bunga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *