OIKN studi banding terhadap infrastruktur termutakhir dalam Singapura

Market24 Dilihat

IDN Bisnis DKI Jakarta – Otorita Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN) melakukan studi perbandingan (benchmarking) terhadap desain, kemudian infrastruktur utama yang mana praktikal, terbarukan kemudian termutakhir di area Singapura agar bisa saja dipelajari untuk diterapkan di dalam ibu kota baru Indonesia.

“Untuk mengawasi beberapa teknologi kemudian pengembangan dari Common Service Tunnel, Utility Service Ducts, pengolahan limbah, pengolahan air, lalu pengolahan sampah,” kata Deputi Area Sarana dan juga Prasarana OIKN Silvia Halim pada waktu dikonfirmasi ke OIKN pada Jakarta, Jumat.

OIKN menyatakan baru belaka rampung melakukan studi banding tersebut. Silvia mengungkapkan OIKN sudah mendapat pemahaman mengenai perencanaan kemudian operasi dari berbagai infrastruktur seperti pengolahan air, sampah yang dimaksud sudah pernah berhasil diterapkan di area Singapura.

“OIKN selaku regulator terus berupaya untuk mencari serta mempelajari inovasi-inovasi baru pada upaya untuk mengimplementasikan teknologi state of the art untuk pengerjaan infrastruktur dasar dalam IKN,” ujarnya.

Silvia menjelaskan bahwa percepatan penyelenggaraan dalam IKN tidak ada semata-mata bertujuan untuk mencapai target operasi untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang mana berada pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, namun juga memberikan nafas baru untuk pembangunan ekonomi dan juga sosial dalam Kalimantan Timur lalu sekitarnya.

“Saat ini kita sudah ada mulai fokus untuk mengembangkan kawasan pusat industri juga juga kegiatan ekonomi lainnya. Oleh dikarenakan itu, penyelenggaraan infrastruktur perlu dilaksanakan dengan sangat cepat” katanya.

Selain itu, kata Silvia, OIKN juga berupaya membina hubungan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik lokal maupun internasional sebagai rekan untuk bertukar informasi serta bersama-sama memulai pembangunan IKN.

Acara studi perbandingan OIKN ke Singapura, kata Silvia, menunjukkan betapa pentingnya integrasi teknologi digital serta hijau untuk merancang kota yang berkelanjutan dan juga efisien.

Singapura dinilai sudah pernah berhasil menerapkan solusi inovatif yang mana meningkatkan kualitas hidup penduduknya juga di tempat pada waktu yang digunakan identik juga dapat menurunkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam studi banding itu, OIKN bersatu Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum juga Perumahan Rakyat (PUPR), kemudian eksekutif Provinsi Makassar mengunjungi beberapa lokasi infrastruktur utama di tempat Singapura.

Beberapa titik yang dimaksud dikunjungi antara lain Common Services Tunnel (CST) serta District Cooling System (DCS) dalam Marina Bay, Battery Energy Storage System (BESS) juga Waste Incineration Plant dalam Jurong, Floating Solar Farm di Tuas, dan juga Utility Service Duct (USD) dan juga Pneumatic Waste Conveyance System (PWCS) dalam Tengah.

Lokasi-lokasi ini dipilih dikarenakan mempunyai elemen-elemen krusial yang mana dapat menjadi preseden kemudian referensi pada pembentukan habitat perkotaan dalam IKN yang digunakan modern dan juga terbarukan. Hal itu seperti pendukung proses perencanaan, pembangunan, juga pengelolaan Multi Utility Tunnel (MUT) yang digunakan pada waktu ini sedang dikembangkan untuk pengerjaan di tempat IKN.

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *