OJK beri sanksi ke Investree akibat langgar ketentuan kredit macet

Finansial32 Dilihat

IDN Bisnis DKI Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah lama memberikan sanksi administratif untuk perusahaan fintech peer-to-peer lending (P2P Lending) PT Investree Radhika Jaya (Investree) lantaran dinilai melanggar ketentuan penyaluran pinjaman.

Hingga 12 Januari 2023, salah satu media pinjaman online (pinjol) yang dimaksud telah dilakukan miliki rasio tingkat wanprestasi pada melawan 90 hari (TWP90) mencapai 12,58 persen, melebihi ambang batas yang dimaksud ditetapkan OJK sebesar 5 persen.

“OJK terus melakukan pendalaman melawan perkara Investree. Untuk pelanggaran ketentuan, OJK telah terjadi mengenakan sanksi administratif terhadap Investree serta terus melakukan monitoring pengawasan. Selama belum ada pemenuhan, maka OJK akan menerapkan sanksi lanjutan sesuai ketentuan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Korporasi Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, lalu Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman di dalam Jakarta, Sabtu.

Agusman mengungkap bahwa hingga ketika ini, OJK masih belum menerima adanya pengembalian izin dari Investree. Selama belum ada pemenuhan ketentuan tersebut, maka OJK akan menerapkan sanksi lanjutan sesuai ketentuan.

Selama proses pendalaman OJK, Agusman menyatakan pihaknya juga intens melakukan koordinasi dengan pihak Investree sebagai bentuk pengawasan offsite kemudian untuk terus mengetahui kondisi terkini perusahaan.

“Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan lebih besar lanjut, OJK mengenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang dimaksud berlaku antara lain dalam bentuk Peringatan Tertulis, Denda, Pembatasan Kegiatan Usaha, hingga dapat berbentuk Pencabutan Izin usaha,” ujarnya.

 

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *