OJK finalisasi peraturan tentang kegiatan efek guna pendalaman bursa

Finansial35 Dilihat

IDN Bisnis Ibukota Indonesia –

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif juga Bursa Karbon (PMDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menyatakan OJK sedang melakukan finalisasi peraturan terkait pembiayaan proses efek serta short selling guna pendalaman bursa keuangan domestik.

 

"Saat ini OJK sedang melakukan finalisasi penyusunan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Pendanaan Transaksi Efek Oleh Perusahaan Efek Bagi Nasabah Dan Transaksi Short Selling Oleh Korporasi Efek," kata Inarno di dalam Jakarta, Senin.

 

Salah satu tujuan dari penyusunan RPOJK itu adalah guna pendalaman bursa keuangan melalui pembiayaan kegiatan margin dan/atau kegiatan short selling dengan menurunkan besaran nilai jaminan awal bagi pelanggan yang mana akan melakukan kegiatan efek melalui pembiayaan margin dan/atau short selling dari perusahaan efek.

 

Penurunan nilai jaminan awal diharapkan dapat membuka kemudian menarik minat pemodal pada bursa modal untuk menggunakan proses efek melalui pembiayaan margin dan/atau short selling pada penyelesaian kegiatan efek mereka.

 

Penurunan besaran jaminan juga kemudahan persyaratan memperoleh pembiayaan juga dihadiri oleh dengan penguatan tata kelola juga manajemen risiko bagi perusahaan efek yang digunakan akan memberikan pembiayaan proses efek untuk pengguna melalui pembiayaan margin dan/atau short selling.

 

Inarno menuturkan rancangan peraturan OJK tentang pembiayaan proses efek yang dimaksud rencananya akan diterbitkan pada triwulan kedua tahun 2024.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *