OJK Jambi kenalkan skema urun dana ke pelaku UMKM

Bisnis19 Dilihat

Jambi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi mengenalkan alternatif pembiayaan sebagai skema urun dana untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala OJK Provinsi Jambi Yudha Nugraha Kurata ke Jambi, Sabtu, mengungkapkan layanan urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) berubah jadi solusi memperoleh permodalan atau pembiayaan bagi pelaku UMKM.

"Biasanya secara umum UMKM memanfaatkan dari perbankan, alternatif pembiayaan tidak cuma bank. Di bursa modal juga kemudian pembiayaan untuk UMKM salah satunya Securities Crowdfunding," kata Yudha.

Berdasarkan data OJK, ketika ini baru tercatat satu pelaku UMKM dalam Jambi yang mana memanfaatkan skema pendanaan tersebut.

Dia berharap dengan pengenalan ini, jumlah agregat UMKM yang dimaksud mendapatkan pendanaan melalui skema yang dimaksud semakin bertambah.

Model pendanaan ini, kata Yudha, berubah jadi solusi bagi UMKM di Jambi untuk pengembangan usaha.

Dia menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2023 terdapat 176.051 UMKM dalam Provinsi Jambi. Namun demikian, pada perkembangan UMKM tersebut, terdapat keterbatasan pendanaan yang digunakan bermetamorfosis menjadi hambatan dan juga juga penghambat bagi berbagai pelaku UMKM.

UMKM ketika ini umumnya baru mengenal pendanaan konvensional seperti perbankan sehingga UMKM harus mengenal alternatif sumber pendanaan lain.

Hal ini menunjukkan kemungkinan pemanfaatan lingkungan ekonomi modal sebagai alternatif sumber pendanaan pada tempat sangat besar. Salah satu pendanaan di dalam bursa modal yaitu SCF.

SCF merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang digunakan dikerjakan oleh pemilik bidang usaha atau perniagaan untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya. Nantinya pemodal sanggup membeli juga mendapatkan kepemilikan melalui Saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan dengan (sukuk).

SCF tiada semata-mata menawarkan akses pendanaan terhadap pengusaha perusahaan UMKM dari berubah-ubah investor, tetapi juga menciptakan ikatan yang digunakan kuat antara pemilik modal dan juga pengusaha.

Dengan adanya SCF ini, UMKM memiliki kesempatan yang dimaksud lebih lanjut besar untuk memperluas bisnis, menciptakan lapangan kerja baru, dan juga berkontribusi pada pertumbuhan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

 

Artikel ini disadur dari OJK Jambi kenalkan skema urun dana ke pelaku UMKM

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *