Otorita IKN Ungkap 3 Negara yang tersebut Serius Berinvestasi di dalam IKN, Mana Saja?

Bisnis18 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Kepala Otorita Ibu Perkotaan Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menanggapi persoalan pembangunan ekonomi asing di tempat IKN yang digunakan seringkali diragukan juga disebut tidaklah pernah ada. Dia pun mengungkap tiga negara yang telah pasti menjajaki pembangunan ekonomi di dalam IKN dengan skema Kerjasama otoritas lalu Badan Usaha (KPBU).

“Setahu saya ada tiga yang dimaksud serius banget, oleh sebab itu buat kami dalam di tempat ini kami cari deal yang dimaksud paling menguntungkan negara,” ujar Bambang konferensi pers di area Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa, 30 Januari 2024. Menurutnya, terdapat tiga negara yang digunakan tertarik di skema KPBU, yakni Malaysia, Cina, kemudian Korea Selatan. 

Saat ini Bambang mengaku sudah ada ada sekitar 350 letter of intent (LoI) atau minat pembangunan ekonomi yang dimaksud masuk dari calon investor. LoI tersebut, berasal dari pemodal di negeri maupun penanam modal luar negeri. “Bahwa dia belum sampai ke groundbreaking ya kita tunggu saja,” tuturnya.

Beberapa universitas asing juga dipastikan ada di IKN, mulai dari dari Belanda, Finlandia, hingga Inggris.

Namun Bambang menuturkan bahwa penanam modal asing memang benar membutuhkan waktu yang lebih besar lama untuk berinvestasi dibandingkan penanam modal domestik.

“Sebetulnya merek yang tersebut bekerja serupa dengan penanam modal domestik ini ada, khususnya di tempat chain misalnya hotel-hotel, FIFA, itu contoh. Kemudian, juga ada yang tersebut sedang berproses lewat skema KPBU,” kata dia.

Sebelumnya, OIKN mencanangkan target ambisius untuk pembangunan ekonomi yang masuk ke IKN di tempat Kalimantan Timur ini. Tahun ini, instansi berusaha mencapai dapat menjaring Rupiah 100 triliun investasi. 

“Target pembangunan ekonomi 2024, Rupiah 100 triliun. Penanaman Modal ya, penanaman modal sanggup umum bisa jadi swasta,” ujar Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono ketika ditemui di dalam sela-sela acara Nusantara Fair 2024 di area Grand Atrium, Pusat Kota Kasablanka, Ibukota Selatan pada Jumat, 26 Januari 2024.

Bambang menjelaskan target pembangunan ekonomi yang dimaksud bisa jadi berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga non-pemerintah. Ada BUMN, kata Bambang, yang mana juga akan berinvestasi di area IKN.

Sementara per Januari 2024, Bambang mengklaim total penanaman modal yang tersebut masuk ke IKN hingga mencapai Simbol Rupiah 47,5 triliun. Untuk penanaman modal yang dimaksud berasal dari swasta senilai Simbol Rupiah 35,9 triliun.

: Dua Periode Lagi, Stanford University Bakal Groundbreaking Pusat Ekosistem Digital di tempat IKN

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *