Pada Tahun Ini, BRI Optimistis Penyaluran Kredit Konsumer Bisa Tumbuh Dua Digit

Finansial14 Dilihat

Bank Indonesi mencatatkan peningkatan kredit perbankan Indonesi secara umum dalam Kuartal I 2024 ini naik sebesar 12,4% secara tahunan (year on year/YoY). Adapun Secara khusus perkembangan kredit konsumsi dalam periode ini naik sebesar 9,20% YoY.

Di periode yang sama, PT Bank Rakyat Tanah Air alias BRI justru mencatat laju kredit konsumer yang dimaksud lebih tinggi besar jika dibandingkan rata-rata sektor yakni mencapai 11,5% secara tahunan (YoY). 

“Secara nominal perkembangan perusahaan konsumer masih didukung oleh komoditas salary based loan dan KPR,” ujar Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi.

Walaupun demikian Agustya menambahkan bahwa selain komoditas salary based load dan KPR, perkembangan kartu kredit juga menunjukkan nomor yang tersebut signifikan secara yang digunakan mampu berkembang di melawan 24%.

Salary based loan masih berubah menjadi portofolio terbesar usaha konsumer BRI dengan proporsi mencapai 67%, disusul KPR dengan 28% lalu kartu kredit 5%,” tambahnya.

Ke depan BRI mengatakan optimis bahwa hingga akhir tahun 2024 industri konsumer dapat meningkat solid dengan perkembangan double digit.

“Sebagai segmen pinjaman yang digunakan high yield dan cenderung mempunyai kualitas bagus, BRI masih memiliki customer base payroll yang melimpah untuk dijadikan peluang leads nasabah salary based loan BRI,” tutup Agustya.



Artikel ini disadur dari Pada Tahun Ini, BRI Optimistis Penyaluran Kredit Konsumer Bisa Tumbuh Dua Digit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *