Pegadaian Bukukan Laba Simbol Rupiah 1,4 Ribu Miliar pada Kuartal I-2024, Pendanaan KUR Jadi Penopang

Finansial16 Dilihat

PT Pegadaian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rupiah 1,4 triliun pada triwulan pertama tahun 2024. Angka itu berkembang 33,2% secara tahunan dari periode yang tersebut identik tahun sebelumnya sebesar Simbol Rupiah 1 triliun. 

Adapun pencapaian kinerja ini ditopang oleh penyaluran pinjaman (omzet) pembiayaan yang mana berkembang 10,7% dari Rupiah 49,4 triliun pada periode triwulan I 2023 berubah menjadi Mata Uang Rupiah 54,7 triliun ke triwulan I 2024.

Kemudian outstanding loan (OSL) gross juga meningkat sebesar 17,0% YoY dari Rp. 61,2 triliun berubah menjadi Rp. 71,6 triliun. 

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, dari keseluruhan penyaluran pinjaman pembiayaan itu, Holding Ultra Mikro mencatatkan data kinerja yang moncer lewat pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Masih ke periode triwulan I 2024, pembiayaan KUR meningkat pesat hingga 303,9% berubah menjadi Mata Uang Rupiah 2,9 triliun. Padahal pada periode yang mirip tahun 2023 belaka mampu mencapai Rupiah 710 miliar. 

“Bersama BRI juga PNM, Pegadaian berazam untuk mengembangkan UMKM, salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah”, kata Damar pada keterang resminya, Kamis (25/04).

Sementara kredit terus bertumbuh, Pegadaian mampu mempertahankan kualitas kreditnya. Hal ini tercermin dari penurunan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dari 1,37% dalam kuartal I Tahun 2023 menjadi 1,24% ke kuartal I Tahun 2024. 

Kemudian beban operasional pendapatan operasional (BOPO) juga turut mengalami penurunan menjadi 62,74% dalam kuartal I 2024 dari periode yang mana serupa tahun sebelumnya sebesar 65,27%.

Jumlah klien Pegadaian meningkat 9,3% dari 22,4 jt pengguna di dalam Maret 2023 berubah menjadi 24,4 jt pelanggan di Maret 2024. 

Melalui kinerja yang digunakan baik itu, aset Pegadaian berhasil naik 14,3% YoY dari Rupiah 76,1 triliun pada kuartal I tahun berikutnya berubah menjadi Simbol Rupiah 87 triliun pada kuartal I tahun ini. 

Lebih lanjut Damar mengungkapkan bahwa Pegadaian bukan belaka memfasilitasi pembiayaan produktif, namun pinjaman konsumtif seperti fasilitas baru Pendanaan WIsata Religi, Multiguna Wisata hingga pembiayaan kendaraan listrik yang dimaksud dapat dinikmati oleh seluruh Sahabat Pegadaian. 

Selain itu Pegadaian senantiasa mencoba agar terus-menerus hadir pada sedang komunitas melalui edukasi tentang literasi investasi. Pegadaian mempunyai hasil Cicil Emas dan juga Tabungan Emas Pegadaian yang tersebut tahan inflasi.



Artikel ini disadur dari Pegadaian Bukukan Laba Rp 1,4 Triliun di Kuartal I-2024, Pembiayaan KUR Jadi Penopang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *