Pelajari Aturan Pajak Saham, Tarif lalu Cara Lapornya

Market7 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Menurut regulasi, kegiatan saham dibebankan pajak. Lantas, berapa besarannya lalu bagaimana cara melaporkannya?

Menurut informasi dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), tarif PPh Final yang digunakan diterapkan pada proses perdagangan saham adalah 0,1% dari jumlah agregat bruto nilai operasi penjualan, sesuai dengan Pasal 1 Ayat (2) huruf a PP 14/1997.

Hal ini berarti PPh final untuk transaksi jual beli saham dikenakan tanpa memperhatikan apakah proses yang disebutkan memunculkan keuntungan atau kerugian.

Adapun ketentuan teknis mengenai pemotongan PPh Final pada proses pelanggan saham diatur di Pasal 4 Ayat (1) KMK 282/1997. Aturan yang disebutkan menyebutkan bahwa pemotongan PPh Final dijalankan oleh pengurus bursa efek melalui perantara tukang jualan efek ketika pelunasan kegiatan pelanggan saham.

Selain itu, kewajiban perpajakan juga muncul apabila individu penanam modal menerima dividen. Pajak yang tersebut dikenakan pada pendapatan dari dividen ini mengacu pada Pasal 17 Ayat (2) huruf C UU PPh, yaitu sebesar 10% dari penghasilan bruto.

Dalam konteks pelaporan pajak, pendapatan dari perdagangan saham bukan mengubah jenis Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang harus dilaporkan oleh investor. Hal ini diatur di Pasal 2 Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-34/PJ/2010.

Potongan pajak menghadapi proses saham biasanya telah dilakukan termasuk pada komisi broker atau Pajak Pertambahan Angka (PPN). Setelahnya, penanam modal akan menerima laporan pembayaran pajak terkait yang dimaksud dicantumkan di kegiatan saham dari pihak broker.

Cara Lapor Pajak Saham

Meski pajak saham sudah ada terpotong serta tidak termasuk sebagai objek dari pajak penghasilan, tapi pembangunan ekonomi saham termasuk sebagai harta yang tersebut wajib dilaporkan pada SPT pajak.

Untuk cara melaporkan pajak saham sendiri bisa saja diadakan dengan cara sebagai berikut.

  • Gunakan formulir SPT 1770-III
  • Isilah total jualan saham pada tahun berjalan pada kolom “Penjualan Saham di tempat Bursa Efek”
  • Laporkan total dividen yang diterima di area tahun berjalan pada kolom “Dividen”
  • Tuliskan jumlah total kepemilikan saham yang dimaksud dihitung dari nilai lingkungan ekonomi pada formulir 1770-IV kolom “Harta pada Akhir Tahun”.

Artikel Selanjutnya Kemampuan Pajak Daerah Rendah, Menkeu Minta Pemda Beberes

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *