Pemprov Kalbar peringkat Pergerakan Pangan Murah di dalam Kayong Utara

Market11 Dilihat

IDN Bisnis Memasuki hari kedua di kunjungan kerja kami di dalam Kota Kayong Utara, kami menggelar Pergerakan Pangan Murah (GPM) Provinsi Kalimantan Barat dalam Pasar Rakyat Jalan Batu Daya Sukadana.

Pontianak – otoritas Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Inisiatif Pangan Murah kemudian sosialisasi penyelenggaraan QRIS pada Pasar Rakyat, Jalan Batu Daya Sukadana, Daerah Kayong Utara.

"Memasuki hari kedua di kunjungan kerja kami di tempat Daerah Kayong Utara, kami menggelar Aksi Pangan Murah (GPM) Provinsi Kalimantan Barat di tempat Pasar Rakyat Jalan Batu Daya Sukadana," kata Pj Gubernur Kalbar, Harisson di area Sukadana, Senin.

Sebelum membuka GPM pada Pasar tersebut, Pj. Gubernur Harisson bertemu kemudian berbincang-bincang dengan para penjual serta mendengar kendala yang tersebut dia hadapi. Kemudian ia membayar belanjaannya dengan menggunakan QRIS.

"Ini merupakan bentuk nyata semangat digitalisasi keuangan, mempermudah penjual lalu pembeli pada bertransaksi," tuturnya.

Aksi Pangan Murah ini telah rutin dilaksanakan,  di rangka mengendalikan pemuaian dan juga menjaga daya beli penduduk menyusul kenaikan harga jual keinginan pokok yang mana disebabkan berbagai faktor.

"Salah satu beban warga ketika ini adalah tingginya biaya keinginan pokok. Perang Ukraina-Rusia, Palestina-Israel, hingga cuaca ekstrem yang mana disebabkan oleh El Nino mengakibatkan cuaca menjadi tak menentu yang berakibat pada turunnya produktivitas pangan kita," katanya.

Tidak semata-mata itu, dampak lain yang tersebut dirasakan akibat hal-hal yang dimaksud adalah negara-negara yang tersebut biasanya rutin mensupport kekurangan keinginan pokok Indonesia, menahan diri untuk bukan mudah berjualan bahannya.

"Kemudian Thailand juga Vietnam, biasanya mau memberikan berasnya untuk kita beli di rangka menambah stok cadangan pangan bagi kita. Sekarang merek tak mau berjualan sembarangan akibat merekan juga menjaga stok pangan mereka, ini juga masalah," kata Harisson.

Ia berharap warga tetap memperlihatkan tenang, dan juga memperkuat program-program pemerintah pada menghadapi masalah-masalah tersebut.

"Jadi peluncuran kami di di tempat ini untuk meringankan beban bapak ibu semua, sehingga memperoleh barang keperluan pokok dengan harga jual murah. Ini adalah juga amanat dari Bapak Presiden Joko Widodo, untuk hadir pada setiap kesulitan yang tersebut dihadapi oleh masyarakat," kata Harisson.

Agenda pengaktifan GPM ini turut dihadiri Pj. Kepala Daerah Kayong Utara, Romi Wijaya, beserta Pj. Ketua TP-PKK Kayong Utara, Tengku Mardiana Romi Wijaya, Pj. Sekretaris Daerah Daerah Kayong Utara, Rene Rienaldy, dan juga beberapa Kepala Peralatan Daerah Kalbar terkait serta Pimpinan dari Lembaga Keuangan Kalbar.

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *