Pendiri Toko Daiso Meninggal Dunia, Pencipta ‘Keajaiban’ di 100 Yen

Berita Olahraga49 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Pendiri jaringan ‘toko 100 yen’ Daiso, Hirotake Yano, meninggal dunia di usia 80 tahun.

Miliarder itu “meninggal lantaran gagal jantung pada usia 80 tahun di tempat Hiroshima” pada 12 Februari, kata Daiso pada sebuah pernyataan pada Mulai Pekan (19/2/2024), dilansir dari AFP.

Setelah gagal menjalankan perusahaan ikan milik ayah mertuanya juga menjajakan ensiklopedia, Yano mulai jual barang dari warung pinggir jalan pada 1972.

Lima tahun kemudian, lantaran bosan harus memberikan harga jual yang dimaksud berbeda pada barang yang digunakan berbeda, Yano meluncurkan Daiso yang digunakan semua barangnya berharga 100 yen.

Dibantu oleh stagnasi upah juga harga, gerai Daiso, yang mana jual segala sesuatu mulai dari barang-barang permintaan rumah tangga hingga pernak-pernik dengan kisaran harga jual 100 yen yang dimaksud pada saat ini telah terjadi tersebar pada luar Jepang.

Menurut situs web-nya, perusahaan ini mulai berekspansi ke seluruh Asia lalu luar negeri, dimulai di area Taiwan pada 2001, kemudian 990 dari 5.350 tokonya berada di dalam luar Jepang.

“Saya telah lama gagal berkali-kali… Tapi saya terus forward lantaran saya pikir tidak ada ada lagi yang tersebut mampu saya lakukan,” kata Yano disitir media lokal pada 2001.

“Ini adalah nilai juga kesenangan yang tersebut dapat ditemukan pelanggan di 100 yen. Mereka mendapatkan kepuasan mental dari pengalaman berbelanja,” katanya.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *