Keterangan 4 Menteri Soal Bansos di tempat MK, Netizen Ramai Komen Begini

Techno36 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Sidang Perselisihan Hasil pemilihan di tempat Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Hari Jumat (5/4/2023), menghadirkan empat menteri sebagai saksi.

Masing-masing adalah Menteri Koordinator (Menko) Area Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Area Pembangunan Orang serta Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, juga Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Salah satu topik yang tersebut dibahas terkait pembagian bantuan sosial (bansos) di masa kampanye Pemilihan Umum 2024. Airlangga Hartarto mengungkap tiga alasan pemerintah tetap memperlihatkan menyalurkan bansos walaupun RI memasuki masa periode Pemilihan Umum 2024 beberapa waktu lalu.

Pertama, penurunan produksi beras akibat fenomena El Nino. Selanjutnya, ia menyatakan El Nino juga memengaruhi produksi beras dalam beberapa negara seperti Thailand kemudian Vietnam. Ketiga, ia menyatakan adanya pemuaian yang digunakan mengakibatkan kenaikan biaya materi pangan.

“Kita tahu penduduk miskin sangat rentan terhadap kenaikan nilai khususnya kelompok makanan dari desil 1 sampai 4 penduduk, 25% adalah untuk membeli material makan pokok atau beras,” Airlangga menjelaskan.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan proses penetapan APBN 2024 mencakup realisasi pengamanan sosial (perlinsos). Ia mengungkapkan realisasi anggaran bansos pada Januari-Februari 2024 senilai Mata Uang Rupiah 12,8 triliun lalu digunakan untuk penyaluran Rencana Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 jt keluarga penerima kegunaan (KPM) serta kartu sembako bagi 18,7 jt KPM.

Menurutnya, tak terdapat perbedaan pola realisasi anggaran perlinsos pada 6 tahun terakhir (2019-2024), kecuali pada 2023 dalam mana terdapat perbedaan signifikan pada realisasi bansos dari Kementerian Sosial.

“Bansos Kemensos yang cukup rendah pada 2 bulan pertama akibat adanya penataan kembali kerja mirip antara Kemensos dengan perbankan,” ia menjelaskan.

Lalu, Tri Rismaharini menyatakan Kemensos mendapatkan anggaran sebesar Mata Uang Rupiah 87,2 triliun pada tahun anggaran 2023.

Risma mengungkapkan dari jumlah agregat tersebut, 98,65% porsinya atau Mata Uang Rupiah 86,1 triliun digunakan untuk acara Perlindungan Sosial (Perlinsos). Sisanya merupakan anggaran untuk dukungan manajemen kementerian.

Untuk tahun 2024, Kemensos mendapatkan anggaran Simbol Rupiah 79,2 triliun. Bila dibagi per program, sekitar Rupiah 78 triliun atau 98,54% dana yang disebutkan digunakan untuk belanja bantuan sosial, sementara sisanya untuk dukungan manajemen kementerian.

Dari segi pembelanjaan, Kemensos menggelontorkan 95,61% atau Simbol Rupiah 75,61 triliun untuk belanja bansos. Anggaran ini sendiri masih pada luar bantuan El Nino.

“Sehingga kami kembali reguler memberikan menyerahkan bantuan reguler PKH serta BLT,” kata Risma.

Berkaitan dengan itu, Muhajir Effendy menegaskan Kemenko PMK terlibat di penyaluran bansos sesuai dengan tugas yang mana diatur pada Perpres Nomor 35 Tahun 2020 yaitu melakukan koordinasi, sinkronisasi kemudian pengendalian penyelenggaraan pemerintahan di tempat bidang konstruksi manusia serta kebudayaan.

Ia melakukan konfirmasi bansos kemudian inisiatif perlinsos lainnya seperti bantuan pangan beras CBP hingga bantuan pangan stunting adalah kegiatan pemerintah yang dimaksud tak dikhususkan pada satu kementerian tertentu dan juga memerlukan koordinasi lintas sektoral.

Topik masalah bansos dan juga kaitannya pada kampanye pemilihan 2024 padat dibahas netizen di tempat media sosial. Pantauan CNBC Indonesia, hari terakhir pekan (5/4/2024), kata kunci ‘Bansos’ masuk di jejeran trending topic di area X serta menghimpun lebih lanjut dari 10.300 tweet.

Beberapa netizen mengomentari masalah situasi pada persidangan MK, hingga mengeluarkan opini terkait bansos pada masa kampanye pemilihan raya 2024. Berikut beberapa yang dirangkum CNBC Indonesia:

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

[Gambas:Twitter]

Artikel Selanjutnya Gibran Salah Sebut, Cek Beda Asam Folat juga Asam Sulfat!

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *