Penerangan Sri Mulyani Soal BLT Rupiah 600 Ribu yang mana Digelontorkan Jokowi

Bisnis18 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap pernyataan terkait bantuan segera tunai atau BLT Mitigasi Pangan yang tersebut dibagikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia menjelaskan bahwa BLT masih dibutuhkan serta akan disalurkan ke 18,8 jt keluarga penerima kegunaan (KPM).

“BLT mitigasi pangan apakah masih dibutuhkan? Saya komunikasikan bahwa naiknya harga volatile food itu nilainya masih 6,73% year on year,” kata Sri Mulyani di Forum Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2024 yang tersebut dipantau secara virtual pada Selasa, 30 Januari 2024.

Ia menjelaskan adanya BLT Mitigasi Pangan kemungkinan bisa saja menekan pemuaian khususnya naiknya harga komponen bergejolak (volatile). Menurut dia, faktor distribusi logistik juga komoditas, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang putih, dan juga beras, dapat mempengaruhi inflasi.

Lebih lanjut, mantan Managing World Bank ini menyatakan BLT Mitigasi Pangan miliki tujuan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem hingga tahun 2024. Dia menjelaskan bahwa nilai tukar pangan memiliki dampak sensitif terhadap tingkat kemiskinan pada masyarakat.

“Kami akan terus memfokuskan lantaran volatile food ini selain berkontribusi signifikan terhadap headline inflation, juga secara langsung mempengaruhi daya beli masyarakat,” tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa bantuan sosial seperti BLT merupakan bagian dari anggaran pendapatan serta belanja negara (APBN) serta telah lama dibahas bersatu oleh semua partai urusan politik pada DPR RI. “Dan sesudah menjadi undang-undang, ia menjadi instrumen negara bersama,” ujar dia.

Selanjutnya: Anggaran BLT mitigasi pangan mencapai Rupiah 11,25 triliun

  • 1
  • 2
  • 3
  • Selanjutnya

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *