Penyebab Kebakaran 10 Hektare Lahan di tempat Karimun Kepulauan Riau Masih Misterius

Techno52 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Di sedang derasnya kabar ihwal bencana hidrometeorologi basah dari berbagai daerah, teristimewa di dalam Pulau Jawa Tengah, kebakaran hutan juga lahan (karhutla) masih teridentifikasi pada wilayah Daerah Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Lebih dari 10,25 hektare lahan terbakar pada kejadian tersebut.

Kepala Pusat Data, Data kemudian Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengungkapkan Karhutla yang tersebut terjadi pada Minggu lalu pukul 08.00 WIB, 17 Maret 2024, yang disebutkan berlokasi di tempat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Karimun. Insiden bukan mengakibatkan korban jiwa.

“Aparat berwenang masih melakukan penyelidikan menghadapi terjadinya kebakaran yang digunakan sudah pernah berhasil padam tersebut,” kata Muhari melalui keterangan tercatat pada Rabu, 20 Maret 2024.

Menurut dia, beberapa wilayah dalam Indonesia masih berisiko mengalami kejadian serupa, khususnya kebakaran di area lapisan berhadapan dengan permukaan lahan. BNPP juga memantau wilayah dengan prospek tak mudah hingga sangat mudah terbakar. Sebagian kecil area berisiko itu ada di tempat Pulau Sumatra juga beberapa wilayah di tempat Jawa.

“Pada pantauan satelit Terra atau Aqua, tak terpantau adanya titik panas dalam Kepulauan Riau pada hari ini (20 Maret 2024),” tutur Muhari.

Dalam kurun waktu 2018-2023, kebakaran yang dimaksud paling banyak menelan lahan adalah pada 2019, mencapai 494 hektare. Sedangkan pada 2023, total luas lahan terbakar berkisar 3,82 hektare.

Pilihan Editor: Ada Korporasi Sukanto Tanoto Panen Kayu pada Kawasan Inti IKN

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *