Perhatian! Pelunasan Biaya Haji Tahap I 2024 Ditutup Hari Ini adalah

Ragam66 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Pelunasan biaya haji reguler tahap pertama akan berakhir hari ini, 23 Februari 2024. Masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang disebutkan telah dibuka sejak 9 Januari 2024.

Menurut pantauan Siskohat, Kementerian Agama (Kemenag), Total pelunasan telah terjadi mencapai 198.138 jemaah atau 92,88% pada pukul 08.00 WIB, hari terakhir pekan (23/2/2024).

Ada tiga provinsi dengan total jemaah terbanyak yang tersebut telah melunasi biaya haji 2024. Ketiga provinsi yang disebutkan dalam antaranya Jawa Barat 36.949 orang (74,08%), Jawa Timur ada 36.625 orang (76,38%), dan juga Jawa Tengah 30.957 orang (79,09%) .

Adapun, pelunasan biaya haji regular tahap kedua akan diadakan pada 13 – 26 Maret 2024. Patut dicatat, biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1445 H/2024 M telah lama disepakati pemerintahan dan juga Komisi VIII dengan rerata sebesar Rp93,4 juta. Adapun, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dimaksud harus dibayar jemaah rata-rata sebesar Rp56,04 juta.

“Pelunasan Bipih atau biaya yang dimaksud dibayar jemaah haji reguler dibuka mulai 9 Januari 2024,” kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di tempat Jakarta, diambil dari situs Kemenag, dikutipkan Hari Jumat (23/2/2024).

Menag menjelaskan, pelunasan biaya haji tahun ini bisa jadi dilaksanakan dengan cara mencicil. Kebijakan ini diambil agar memudahkan jemaah haji. Untuk itu, meskipun pelunasan belum dibuka, jemaah telah bisa saja mengangsurnya dari sekarang dengan cara menabung pada tabungan masing-masing.

“Sehingga, pada waktu dibuka pelunasan, biayanya sudah ada terkumpul,” ujar Yaqut.

Pemerintah telah terjadi merilis Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 Hijriah/2024 Masehi yang mana bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji juga Skor Manfaat telah terbit. Keppres Nomor 6 tahun 2024 ini ditandatangani Presiden pada 9 Januari 2024.

Keppres ini mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) kemudian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi. Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), kemudian Pembimbing Komunitas Bimbingan lbadah Haji kemudian Umrah (KBIHU).

Berikut Besaran Bipih Jemaah Haji:

a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00

b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00

c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00

d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00

e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00

f. Embarkasi Ibukota (Pondok Gede lalu Bekasi) sebesar Rp58.498.334,00

g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00

h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00

i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00

j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00

k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00

l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00

m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00

Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya: penerbangan haji, akomodasi Makkah, sebagian biaya akomodasi Madinah, biaya hidup (living cost), juga visa. Berikut besaran Bipih PHD lalu Pembimbing KBIHU: a. Embarkasi Aceh sebesar Rp87.359.984,00

b. Embarkasi Medan sebesar Rp88.509.253,00

c. Embarkasi Batam sebesar Rp91.198.048,00

d. Embarkasi Padang sebesar Rp89.103.471,00

e. Embarkasi Palembang sebesar Rp91.307.248,00

f. Embarkasi DKI Jakarta (Pondok Gede dan juga Bekasi) sebesar Rp95.862.448,00

g. Embarkasi Solo sebesar Rp95.926.122,00

h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp97.890.448,00

i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp93.874.558,00

j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp93.835.219,00

k. Embarkasi Makassar sebesar Rp97.609.469,00

l. Embarkasi Lombok sebesar Rp95.995.002,00

m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp95.862.448,00

Bipih PHD dan juga KBIHU ini dipergunakan untuk biaya penerbangan; akomodasi; konsumsi; transportasi; pelayanan dalam Arafah, Mudzalifah, juga Mina; pelindungan; pelayanan dalam embarkasi atau debarkasi; pelayanan keimigrasian; premi asuransi kemudian pelindungan lainnya; dokumen perjalanan; biaya hidup (living cost); pembinaan jemaah haji di area tanah air dan juga Arab Saudi; pelayanan umum di area di negeri kemudian Arab Saudi; kemudian pengelolaan BPIH

Keppres juga mengatur tentang Besaran BPIH Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi yang mana bersumber dari Skor Manfaat yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp8.200.040.638.567,00. Sementara Angka Manfaat untuk Jemaah Haji Khusus sebesar Rp14.558.658.000,00.

Adapun, Ditjen Penyelenggaraan Haji juga Umrah (PHU) Kementerian Agama telah lama merilis daftar nama jemaah haji reguler yang digunakan masuk alokasi kuota tahun 1445 H/2024 M. Daftar nama itu tertuang di Surat Edaran Dirjen PHU No 02 Tahun 2023 tentang Daftar Jemaah Haji Reguler Masuk Alokasi Kuota Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Daftar nama yang disebutkan dapat diakses melalui Pusaka SuperApps Kementerian Agama dengan mengakses menu Daftar Jemaah Haji Reguler Masuk Alokasi Kuota 1445 H/2024 M.

“Proses verifikasi daftar nama jemaah haji reguler yang dimaksud masuk ke pada alokasi kuota tahun 1445 H/2024 M telah selesai juga sudah ada diterbitkan di bentuk surat edaran Dirjen PHU. Daftar nama yang dimaksud sudah ada disampaikan juga dikirim ke Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia untuk segera ditindaklanjuti,” kata Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie dalam Jeddah, beberapa waktu lalu (9/1/2024).

Artikel Selanjutnya Kemenag & DPR Sepakat Biaya Haji 2024 Turun Jadi Rp93,4 Juta

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *