Pertamina Patra Niaga lakukan integrasi pendataan pengguna elpiji 3kg

Bisnis18 Dilihat

Tiap 1 Juni ini kami sudah ada mengintegrasikan sistem dari Pertamina ke agen LPG, ke pangkalan serta terhadap masyarakat, ….

Jakarta – PT Pertamina melalui anak usaha, Pertamina Patra Niaga, per 1 Juni 2024 menerapkan pengintegrasian pendataan pengguna LPG 3 kg untuk menggalang upaya agar perubahan fundamental subsidi material bakar yang dimaksud tepat sasaran.

Direktur Pemasaran Wilayah Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menjelaskan mulai 1 Juni 2024, pangkalan LPG akan beralih dari pencatatan logbook manual ke logbook digital melalui program berbasis website yang tersebut dinamakan merchant apps pangkalan (MAP) yang merupakan pembaharuan BUMN tersebut.

" Untuk 1 Juni ini kami telah mengintegrasikan sistem dari Pertamina ke agen LPG, ke pangkalan juga terhadap masyarakat, sehingga pemerintah nanti akan bisa saja mengetahui profiling konsumen terhadap siapa-siapa saja,” katanya pada keterangannya pada Jakarta, Minggu.

Pendataan tersebut, lanjutnya, tidak untuk mempersulit masyarakat sebaliknya, langkah ini merupakan upaya guna memverifikasi tetap terpenuhinya hak komunitas akan LPG 3kg.

“Sesungguhnya ini untuk mempertahankan hak-hak masyarakat yang membutuhkan sehingga kami dapat meminimalisir apabila ada indikasi, barangkali dikarenakan disparitas biaya antara subsidi serta non-subsidi yang digunakan cukup terpencil apabila ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan di kesempatan, ini justru kami dapat tahu bagaimana kita bisa jadi memproteksinya,” ujarnya.

Melalui pendataan kemudian sistem yang digunakan terintegrasi diharapkan pemanfaatan elpiji 3kg betul-betul menyasar rakyat yang dimaksud membutuhkan.

"Tujuan dari pencatatan ini untuk memberikan efektivitas terhadap sasaran komunitas yang dimaksud membutuhkan. Jangan sampai hak-hak penduduk yang tersebut membutuhkan sesuai peruntukan diambil oleh komunitas yang mana bukan berhak," kata Ega.

Menurut Ega, selain perubahan struktural subsidi elpiji 3kg tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga juga konsentris melakukan perbaikan pelayanan teristimewa di hal merawat ketepatan timbangan tabung gas.

Untuk menjamin semua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) kemudian Stasiun Pengisian kemudian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) mengisi tabung LPG sesuai takaran, selama seminggu terakhir ini dikerjakan inspeksi mendadak (sidak) ke sebagian daerah.

Salah satunya dilaksanakan pada Sabtu, 1 Juni 2024, di SPPBE PT Sadikun, Cimahi, Jawa Barat. Pada kegiatan sidak yang disebutkan turut hadir Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Sidak yang disebutkan bertujuan untuk mengecek kualitas tabung juga kesesuaian isi tabung LPG 3kg pada waktu diwujudkan pengisian pada beberapa titik SPBE lalu SPPBE.

Mengenai sidak tersebut, menurut beliau sebagai bentuk kolaborasi yang mana baik antara Kementerian ESDM dan juga Kementerian Perdagangan lalu Pertamina selaku badan usaha untuk memberikan yang mana lebih lanjut baik lagi.

"Kami juga ada beberapa tim yang digunakan menggerakkan secara nasional dari seluruh Indonesia, serempak kemarin selama seminggu, melakukan perbaikan-perbaikan agar ke depan layanan ini lebih tinggi baik," kata Ega.

Sementara itu Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan pada kegiatan sidak dalam SPPBE PT Sadikun, Cimahi, Jawa Barat, mendapati kualitas tabung LPG 3kg di dalam SPPBE yang disebutkan telah bagus juga isi tabung telah sesuai, sehingga aman dan juga layak untuk dibeli juga digunakan rakyat Pusat Kota Cimahi.

Mendag pun mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga pada melakukan pengawasan terhadap pengisian LPG 3 kilogram demi menjamin hak konsumen.

Menurut dia, pemakaian LPG yang digunakan bermasalah akan menurunkan ukuran dari tabung gas sehingga dapat merugikan konsumen. Solusinya, tabung gas harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum digunakan/konsumsi.

"Tabung gas yang dimaksud berkarat dapat menyebabkan timbangannya berkurang. Kalau dipaksa terus, akan merugikan konsumen. tabung yang tersebut bermasalah ini sesuai SOP sudah pernah ditangani untuk diperbaiki, tabung gas dapat digunakan dan juga diedarkan kembali," ujarnya.

Artikel ini disadur dari Pertamina Patra Niaga lakukan integrasi pendataan pengguna elpiji 3kg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *