Pertamina Patra Niaga tegaskan masih salurkan Pertalite sesuai kepmen

Bisnis12 Dilihat

Ibukota – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan kekal menyalurkan BBM jenis Pertalite (RON 90) untuk penduduk sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) tertanggal 10 Maret 2022.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Daerah Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan menjelaskan penetapan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) direalisasikan oleh pemerintah melalui kementerian yang digunakan menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, juga pengendalian pada bidang perekonomian.

"Pertamina Patra Niaga berazam untuk menjalankan tindakan pemerintah yang mana mengatur JBKP yakni materi bakar minyak jenis gasoline atau bensin dengan RON 90, pada hal ini Pertalite untuk disalurkan untuk masyarakat," ungkapnya di keterangannya di dalam Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa wilayah penugasan penyediaan kemudian pendistribusian JBKP juga diatur melalui kepmen, sehingga Pertamina terus berjanji melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut.

"Wilayah penugasan penyediaan kemudian pendistribusian Pertalite diatur untuk seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh sebab itu, kami komunikasikan bahwa Pertalite pada waktu ini disediakan di dalam seluruh wilayah operasional Pertamina Patra Niaga, di antaranya Daerah Jawa Bagian Barat yang mana mencakup Provinsi Banten, DKI Jakarta, kemudian Jawa Barat," tambah Eko.

Sementara itu, berdasarkan kepmen yang disebutkan ditetapkan bahwa pengaturan, pengawasan serta pengendalian alokasi besar penyediaan kemudian pendistribusian JBKP dijalankan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan juga Gas (BPH Migas).

"Dalam penyediaan dan juga pendistribusian Pertalite, Pertamina menyalurkan sesuai dengan kuota yang mana telah terjadi ditetapkan oleh badan pengatur," tambah Eko.

Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto P Ginting juga menegaskan bahwa Pertalite disalurkan pada seluruh wilayah Indonesia.

"Hingga ketika ini kami masih menyalurkan Pertalite di dalam semua wilayah sesuai dengan penugasan yang mana diberikan pemerintah, sehingga warga tidaklah diperlukan khawatir," sebutnya.

Irto menambahkan Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang mana menjalankan penugasan penyaluran BBM subsidi, kekal mengikuti serta menjalankan semua kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

"Prinsipnya, kami akan ikuti kemudian jalankan semua kebijakan pemerintah, sehingga apabila terdapat pembaharuan di penyalurannya harus melalui kebijakan pemerintah," tuturnya.

Tercatat hingga April 2024, realisasi penyaluran Pertalite secara nasional sebanyak-banyaknya 9,9 jt kiloliter (KL), dari total kuota Pertalite pada 2024, yang mana telah dilakukan ditetapkan BPH Migas, sebesar 31,7 jt KL.

Sementara, untuk wilayah pemasaran Lokal Jawa Bagian Barat mencatatkan data realisasi penyaluran Pertalite sebesar 2,7 jt KL hingga ketika ini (ytd).

Untuk memantau pelaksanaan distribusi Pertalite, Pertamina Patra Niaga juga telah lama menyokong digitalisasi untuk penyaluran BBM subsidi melalui acara subsidi tepat sebagai upaya melakukan konfirmasi transparansi penyaluran BBM bersubsidi.

Melalui digitalisasi, penyaluran BBM bersubsidi dapat dipantau secara real time, serta menjaga dari prospek penyelewengan di dalam lapangan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga mengimbau untuk konsumen untuk terus-menerus menggunakan materi bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.

 

Artikel ini disadur dari Pertamina Patra Niaga tegaskan tetap salurkan Pertalite sesuai kepmen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *