PHK Massal di area Divisi Xbox Microsoft, 1.900 Karyawan Terdampak

Techno4 Dilihat

IDN Bisnis JAKARTA – Sebanyak 1.900 karyawan dari divisi Xbox Microsoft menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di waktu dekat. Phil Spencer, Bos Xbox, telah dilakukan memberikan peringatan keras ini untuk 22.000 karyawan Microsoft.

Dalam surat resmi yang mana sudah pernah diverifikasi oleh Microsoft , Spencer menyatakan bahwa langkah untuk kehilangan staf adalah langkah yang mana sulit, namun diperlukan untuk kebaikan perusahaan.

Spencer juga mengungkapkan rencananya untuk mengadakan pertemuan dengan karyawan yang mana terkena dampak PHK. Pemberitahuan untuk pekerja di area luar wilayah Amerika Utara akan disampaikan segera.

Dalam jaminan terhadap karyawan yang digunakan terkena dampak, Spencer menjanjikan dukungan perusahaan di bentuk tunjangan pesangon yang akan disesuaikan dengan undang-undang ketenagakerjaan di dalam wilayah setempat.

Kabar buruk ini datang tiga bulan setelahnya Microsoft mengakuisisi Activision-Blizzard, pengembang game terkenal seperti Call of Duty kemudian Warcraft.

CEO Activision, Bobby Kotick, meninggalkan pasca kesepakatan tersebut, serta berita terbaru ini disertai dengan pengumuman kepergian tokoh senior lain di tempat perusahaan tersebut, termasuk Bos Blizzard, Mike Ybarra, yang dimaksud sebelumnya bekerja di dalam Microsoft.

Tidak cuma Microsoft, bidang video game secara keseluruhan mengalami gelombang PHK. Riot Games, pencipta League of Legends, baru-baru ini mengumumkan pemecatan 11% tenaga kerja globalnya.

PHK juga dialami perusahaan seperti Unity, Amazon Twitch, kemudian studio-studio kecil. Total kehilangan pekerjaan dalam sektor game pada tahun lalu diperkirakan mencapai lebih tinggi dari 10.000, dipicu oleh krisis biaya hidup lalu penurunan lapangan usaha setelahnya pandemiCovid-19.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *