PHR perbaiki juga rawat jalan sepanjang 7.365 kilometer 

Market16 Dilihat

IDN Bisnis Acara yang disebutkan membuktikan partisipasi PHR pada upaya menyediakan dan juga merawat akses jalan yang digunakan digunakan baik untuk kegiatan operasional PHR maupun untuk publik dalam WK Rokan

Pekanbaru – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan telah terjadi memperbaiki kemudian melakukan perawatan jalan di tempat WK Rokan sepanjang 7.365 kilometer (km) sepanjang 2023.

"Kegiatan yang disebutkan membuktikan sumbangan PHR pada upaya menyediakan juga merawat akses jalan yang mana digunakan baik untuk kegiatan operasional PHR maupun untuk penduduk dalam WK Rokan," kata Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto pada keterangannya di dalam Pekanbaru, Senin.

Menurut dia, upaya perbaikan kemudian perawatan infrastruktur, teristimewa jalan merupakan komitmen PHR untuk memberikan akses yang baik lalu lancar digunakan oleh PHR kemudian masyarakat.

Dengan perbaikan-perbaikan yang PHR lakukan tersebut, katanya lagi semoga kegiatan operasi untuk penyediaan lalu ketahanan energi berlangsung aman, lancar serta penduduk turut terbantu.

"Pada kegiatan lain PHR juga melakukan perbaikan jembatan/culvert di area 169 lokasi. Selain itu, PHR juga melakukan perawatan kanal sepanjang 363 km lalu saluran air sepanjang 599 km," katanya.

Sepanjang Januari 2024, katanya lagi, PHR juga kritis pada menyediakan akses yang digunakan layak kemudian lancar, baik untuk operasional PHR maupun untuk konektivitas publik antara lain memperbaiki jalan dalam wilayah Perkotaan Batak, Kecamatan Tapung, Kota Kampar, Provinsi Riau yang mana sempat mengalami kerusakan.

Rudi menyatakan jalan tersebut, merupakan perlintasan kendaraan operasi migas untuk menggalang ketahanan energi nasional. Meski demikian, warga juga menggunakannya sebagai akses penghubung pada menjalankan kegiatan sehari-hari, yang tersebut menjadi dampak dengan segera untuk warga pada waktu jalan itu berfungsi sehingga dapat memperlancar aktivitas arus kendaraan lalu orang dari PHR serta publik setempat.

"Mari bersama-sama menjaga serta memelihara jalan yang disebutkan jangan lagi digunakan oleh kendaraan bertonase berat atau over dimension over load (ODOL) sehingga rawan terjadi kehancuran serta rakyat mengeluh. Jika terpelihara dengan baik maka sarana umum ini akan bermanfaat pada jangka panjang," katanya.

Ia mengajukan permohonan angkutan sawit atau angkutan barang lain sebaiknya memperhatikan berat beban kendaraan agar jalan dapat lebih lanjut tahan lama. 

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *