PLN pasok listrik beberapa rumah sakit menyokong destinasi wisata medis

Bisnis25 Dilihat

IDN Bisnis Kami ingin memverifikasi pelanggan terpenuhi keinginan listriknya dengan memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi…

Denpasar –

PT PLN (Persero) memasok listrik andal di area beberapa rumah sakit pada Bali untuk memperkuat penuh upaya pemerintah di merancang Bali sebagai destinasi wisata medis melalui percepatan penyambungan pasokan listrik bagi sarana baru.

 

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Wayan Udayana di dalam Denpasar, Selasa menjelaskan upaya yang dimaksud salah satunya dibuktikan dengan hadirnya pasokan listrik rumah sakit baru Rumah Sakit Umum Bali Royal (BROS) yang tersebut terletak di area Denpasar, Bali.

 

Pelebaran sayap Rumah Sakit BROS yang mana dikhususkan pada prasarana Ibu juga Anak (RSIA Bali Royal) ini telah dilakukan didukung listrik PLN dengan daya 690.000 Volt Ampere (VA) yang berhasil disambung 35 hari setelahnya penyelesaian administrasi oleh pengelola.

 

Udayana mengungkapkan pihaknya senantiasa meyakinkan pelayanan untuk pelanggan menjadi prioritas utama.

 

“Kami ingin meyakinkan pelanggan terpenuhi keinginan listriknya dengan memberikan pelayanan yang tersebut melampaui ekspektasi, sehingga untuk penyambungan yang dimaksud ditargetkan 100 hari nyala sesuai dengan Derajat Mutu Pelayanan (TMP) dapat diselesaikan lebih besar cepat,” ujarnya.

 

Untuk memperkuat pembangunan Bali sebagai medical tourism, PLN UID Bali sebelumnya telah dilakukan memberikan dukungan kelistrikan yang tersebut andal ke berbagai infrastruktur seperti pelayanan bedah jantung RSUP Prof. Ngoerah pada 2 Februari 2024 lalu yang dimaksud dilayani dengan daya 1.385 kVA.

 

Selain itu, Rumah Sakit Internasional Bali di area Kawasan Kondisi Keuangan Khusus (KEK) Sanur, Denpasar turut didukung listrik layanan multiguna PLN dengan daya 4×197 kVA.

 

Udayana menyatakan pada waktu ini cadangan daya untuk sub sistem Bali pada tempat aman hingga 33,3 persen, sehingga warga yang mana membutuhkan listrik untuk berbagai keperluan siap dilayani.

 

Udayana menyatakan listrik di dalam Bali terbilang andal oleh sebab itu itu dirinya meminta-minta penanam modal untuk tidaklah ragu berinvestasi juga berbisnis dalam pulau Dewata.

 

Terkait dengan pengembangan Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata kesehatan, Menteri Peluang Usaha Pariwisata lalu Perekonomian Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pengembangan wisata kondisi tubuh menjadi prioritas strategi nasional untuk menjawab tantangan yang tersebut dihadapi bangsa Indonesia, yaitu pemulihan perekonomian lalu kemampuan fisik pascapandemi.

 

Kemenparekraf berkolaborasi dengan kementerian/lembaga, asosiasi, dan juga lapangan usaha wisata kebugaran lainnya guna mengimplementasi empat pilar yang digunakan telah terjadi disepakati di mengembangkan pariwisata kesehatan, yakni wisata medis, wisata kebugaran, wisata olahraga kemampuan fisik berbasis acara olahraga, serta wisata ilmiah kemampuan fisik berbasis MICE.

 

Sementara itu, Ketua Bali Medical Tourism Association (BMTA) Dr. I Gede Wiryana Patrajaya di forum HIMSS APAC Health Conference & Exhibition beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa dari 72 rumah sakit di dalam Bali, sebanyak 14 rumah sakit kemudian tiga klinik telah terjadi menyediakan layanan wisata medis ada enam rumah sakit pemerintah juga delapan swasta.

 

RS pemerintah yang mana mempunyai layanan unggulan seperti RSUP Prof. Ngoerah untuk layanan jantung, RS Mata Bali Mandara khusus mata, RS Bali Mandara khusus kanker, RS Bhayangkara untuk hiperbarik, RS PTN Universitas Udayana untuk penyakit infeksi, kemudian RS Mangusada Badung untuk tumor ganas jantung.

 

Selain rumah sakit pemerintah, layanan wisata medis juga hadir di tempat rumah sakit swasta seperti RS Siloam untuk ortopedi, RS BIMC Nusa Dua untuk kosmetik, RS BIMC Kuta untuk emergency.

 

Kemudian RS Prima Medika untuk kanker, RS Bali Royal Hospital untuk bayi tabung juga bedah plastik, RS Kasih Ibu Saba dengan hiperbarik, RS Kasih Ibu Denpasar bedah syaraf serta RS Ramata khusus mata.

 

Untuk tiga klinik yang dimaksud sudah pernah menghadirkan wisata medis dalam Bali yaitu Dental 911 untuk gigi, Klinik Penta Medika untuk evakuasi dan juga Klinik 221 Assist untuk evakuasi.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *