Pria 31 Tahun Hal ini Berhasil Pensiun Dini, Pendapatan Mata Uang Rupiah 5,9 M per Tahun

Entrepreneur13 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta, CNBC Indonesia – Kisah Sam Dogen jadi contoh. Bahwa, pendapatan pasif sanggup memproduksi seseorang pensiun dini lebih banyak cepat.

Bayangkan, ketika orang seusianya sedang giat bekerja, Dogen malah mantap pensiun dini pada usia 32 tahun. Ini adalah setelahnya punya pendapatan pasif US$ 80.000 atau Rp 1,2 M.

Keputusan pensiun pun pada saat ini sejenis sekali bukan disesali. Karena pendapatan pasifnya pada saat ini telah melonjak jadi US$ 380.000 atau Mata Uang Rupiah 5,9 miliar per tahun. 

Meski sudah ada jadi pengangguran sukses, Sam Dogen bercerita kepada CNBC Make It bahwa hasil yang diperolehnya merupakan perjalanan panjang selama 12 tahun. Baginya, untuk dapat punya pendapatan pasif sebesar itu, seseorang harus melakukan dua hal berikut. 

1. Penanaman Modal Obligasi

Kata Dogen, obligasi jadi salah satu penanaman modal paling aman. Karena diterbitkan kemudian didukung oleh pemerintah, yang dimaksud sejauh ini tiada pernah gagal membayar utang.

Obligasi juga memberi keuntungan besar, sekalipun terjadi kenaikan suku bunga pada jangka pendek.  Sebagai ujicoba, seseorang bisa saja membeli obligasi dengan jangka waktu 1 tahun dengan return sekitar 5%. 

“Anda dapat membeli obligasi seharga $1.000 besok dengan jaminan 5%, serta Anda tiada perlu membayar pajak pendapatan negara,” ujar penulis buku Buy This, Not That tersebut. 

Selain obligasi, Dogen juga menyarankan warga untuk berinvestasi pada saham. Dia bercerita tentang kepemilikan saham di area S&P 500 yang mana sanggup memunculkan return 1,5%.

Namun, pria kelahiran 1980 ini juga memberi catatan bahwa jangan dengan syarat pilih saham yang tersebut return-nya besar. Tetapi, pilih juga yang dimaksud bisa jadi memberikan dividen setidaknya selama 25 tahun berturut-turut. 

“Perusahaan besar, seperti McDonald’s memiliki arus kas bagus juga kerap membagikan dividen pada total besar,” sarannya. 

2. Penanaman Modal Properti

Dogen mengamini bahwa penanaman modal di area sektor properti memang benar butuh waktu kemudian usaha. Akan tetapi, properti bisa jadi memberi keuntungan yang menambah pendapatan pasif per tahunnya. 

Saya menyarankan semua orang mempunyai properti dengan memiliki tempat tinggal utama Anda, khususnya jikalau Anda tahu di tempat mana Anda ingin tinggal setidaknya selama lima tahun,” kata Dogen.

Selain itu, pembangunan ekonomi properti juga bisa jadi menghasilkan seseorang lebih tinggi hemat oleh sebab itu tidaklah perlu mengeluarkan uang lagi, misalnya, untuk menyewa rumah. Jika seseorang membeli properti, maka pengeluaran akan berkurang serta bisa jadi dialihkan untuk pembangunan ekonomi sektor lain.

“Setelah Anda punya properti, hidup jadi sedikit lebih besar mudah,” ungkapnya. 

Berkat dua cara itu, Dogen mengaku beliau saat ini sanggup punya pendapatan pasif Rupiah 5,9 miliar per tahun. Namun, Dogen juga mengingatkan bahwa ada masanya kebijakan pensiun membuatnya mumet. Jadi, semuanya butuh proses serta waktu. 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *