PSSI umumkan 10 sanksi dari Komite Disiplin bagi pasukan juga pemain

Berita Olahraga62 Dilihat

IDN Bisnis DKI Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan sebanyak 10 sanksi yang digunakan ditetapkan oleh Komite Disiplin PSSI bagi klub maupun pemain Kejuaraan 2 Indonesia kemudian EPA Kompetisi 1.

"Jenis sanksi yang tersebut diberikan didasarkan pada hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 5, 6, 8, lalu 9 Februari sebagai kekalahan bagi kelompok maupun denda uang, dan juga larangan bermain," demikian keterangan PSSI yang dimaksud disitir dari laman resmi PSSI, Selasa.

Pada sidang 5 Februari, Komite Disiplin PSSI menetapkan sanksi bagi klub Sriwijaya FC berbentuk denda Rp25 jt akibat pelanggaran merupakan masuknya penonton ke pada lapangan pada waktu laga melawan Perserang Serang pada kompetisi Kompetisi 2 Indonesia.

Sanksi sejenis juga diberikan bagi klub PSMS Medan yang didenda Rp25 jt akibat masuknya tiga orang penonton ke di lapangan pada waktu laga melawan PSIM Yogyakarta pada kompetisi Kejuaraan 2 Indonesia.

Klub Semen Padang juga mendapat sanksi denda Rp10 jt akibat pelanggaran sebagai pelemparan kemasan minuman ke arah pemain kelompok lawan Persiraja Aceh pada kompetisi Kejuaraan 2 Indonesia.

Selain itu, kelompok Gresik United FC mendapat sanksi denda Rp25 jt dikarenakan lima orang pemain mendapatkan kartu warna kekuningan ketika melawan Babel United FC pada kompetisi Turnamen 2 Indonesia.

Klub Persipa juga mendapat sanksi denda Rp25 jt akibat penyalaan flare pada beberapa titik tribun yang dimaksud diadakan penonton Persipa pada laga kontra Persiba Balikpapan pada kompetisi Turnamen 2 Indonesia. 

Tim Persiba Balikpapan juga mendapat sanksi denda Rp25 jt ketika laga melawan Persipa pada kompetisi Pegadaian Kejuaraan 2 oleh sebab itu lima orang pemainnya mendapatkan kartu kuning.

Selanjutnya, pada sidang 6 Februari, Komite Disiplin PSSI menetapkan sanksi larangan bermain satu kali pertandingan juga denda Rp5 jt bagi pemain Persija Ibukota Indonesia U-16 Irham Nadzhofa Al Farih sebab menghalau bola dengan tangan di area area luar kotak penalti dan juga secara langsung mendapatkan kartu merah pada laga melawan Persis Solo U-16 pada kompetisi EPA Kejuaraan 1.

Pemain Persikab Daerah Bandung Moch. Kevy Syahertian juga dilarang bermain dua pertandingan dan juga denda Rp5 jt oleh sebab itu bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan dan juga secara langsung mendapatkan kartu merah di laga melawan PSDS Deli Serdang pada kompetisi Kompetisi 2.

Dalam sidang 8 Februari, Komite Disiplin PSSI menetapkan sanksi bagi kelompok Kalteng Putra FC oleh sebab itu melakukan pelanggaran berulang yaitu tiada hadir pada tempat pertandingan untuk melawan Persekat meskipun sudah ada dijadwalkan sebelumnya.

Kalteng Putra FC dihukum sebagai larangan melakukan pendaftaran pemain sampai kewajiban denda yang tersebut dibebankan untuk regu dan juga pemenuhan pembayaran upah pemain selesai, penyitaan sisa subsidi yang mana berada di area PT Kompetisi Indonesia Baru (LIB) yang digunakan perhitungan lalu pembayarannya akan dijalankan oleh PT LIB, seluruhnya untuk pemain kelompok Kalteng Putra FC.

Kemudian, di sidang 9 Februari, Komite Disiplin PSSI menghukum regu Kalteng Putra FC sebagai kekalahan 0-3 dari Persekat di dalam kompetisi Kejuaraan 2 Indonesia akibat melakukan pelanggaran berulang yaitu bukan hadir pada tempat pertandingan meskipun telah dijadwalkan sebelumnya.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *