Realisasi penyaluran DAK Non Fisik di tempat Bengkulu capai Rp262,63 miliar

Finansial30 Dilihat

IDN Bisnis Realisasi penyaluran DAK Non Fisik pada Provinsi Bengkulu terus meningkat mencapai pagu yang digunakan disediakan oleh pemerintah sebesar Rp1,43 triliun

Kota Bengkulu – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kantor Wilayah Bengkulu menyebutkan realisasi penyaluran dana alokasi khusus (DAK) non fisik di tempat wilayah yang dimaksud sejak Januari 2024 hingga awal April 2024 sebesar Rp262,63 miliar.

 
"Realisasi penyaluran DAK Non Fisik di dalam Provinsi Bengkulu terus meningkat mencapai pagu yang dimaksud disediakan oleh pemerintah sebesar Rp1,43 triliun," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Bayu Andy Prasetya pada Pusat Kota Bengkulu, Senin.

 

Untuk realisasi penyaluran DAK Non Fisik dalam Bengkulu yaitu Provinsi Bengkulu sebesar Rp69,24 miliar dari pagu Rp312,98 miliar, Daerah Bengkulu Utara yaitu Rp27,34 miliar dari pagu Rp167,20 miliar.

 

Kemudian, Kota Bengkulu Selatan sebesar Rp17,23 miliar dengan pagu Rp109,89 miliar, Daerah Rejang Lebong yaitu Rp21,45 miliar dari pagu Rp137,48 miliar.

 

Kabupaten Seluma sebesar Rp17,27 miliar atau dari pagu Rp120,70 miliar, Daerah Kaur Rp16,99 miliar dari pagu Rp88,23 miliar, Kota Mukomuko sebesar Rp17,75 miliar dari pagu Rp105,52 miliar.

 

Selanjutnya, Daerah Lebong mencapai Rp14,04 miliar dari pagu Rp66,89 miliar, Daerah Kepahiang yaitu Rp11,94 miliar dari pagu Rp79,63 miliar, Kota Bengkulu Tengah Rp11,55 miliar dari pagu Rp88,08 miliar dan juga Pusat Kota Bengkulu yaitu Rp37,77 miliar dari pagu yang digunakan disediakan oleh pemerintah pusat sebesar Rp161,94 miliar.

 

Meskipun demikian, DJPb Bengkulu terus melakukan sosialisasi sekaligus mengingatkan seluruh organisasi perangkat tempat (OPD) agar memanfaatkan dana yang dimaksud guna membantu peningkatan kualitas sekolah lalu kemampuan fisik pada Provinsi Bengkulu.

 

Lanjut Bayu, anggaran DAK Non Fisik digunakan untuk membiayai kegiatan sekolah seperti penerimaan partisipan didik baru, pengembangan perpustakaan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan juga ekstrakurikuler.

 

Serta untuk pelaksanaan kegiatan asesmen kemudian evaluasi pembelajaran, pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru juga tenaga kependidikan hingga pembayaran honor.

 

"Saya minta seluruh dinas institusi belajar juga sekolah segera merealisasikan dana DAK non fisik secara baik agar dapat meningkatkan kualitas dunia sekolah di area wilayah kerja KPPN Bengkulu," terang Bayu.

 

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *