Rupiah berpotensi melemah dipengaruhi ketegangan di dalam Timur Tengah

Bursa18 Dilihat

IDN Bisnis Rupiah masih mungkin saja melemah hari ini terhadap dolar AS. Ketegangan di area Timur Tengah mungkin saja menjadi pemicu pelaku pangsa masuk ke aset dolar Amerika Serikat sebagai salah satu aset aman sehingga dolar Amerika Serikat menguat terhadap nilai tukar lainnya

Jakarta –

Pengamat bursa uang Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Negeri Paman Sam pada perdagangan Selasa melemah, dipengaruhi oleh ketegangan dalam Timur Tengah.
 
"Rupiah masih kemungkinan besar melemah hari ini terhadap dolar AS. Ketegangan di dalam Timur Tengah mungkin saja menjadi pemicu pelaku bursa masuk ke aset dolar Negeri Paman Sam sebagai salah satu aset aman sehingga dolar Negeri Paman Sam menguat terhadap nilai tukar lainnya," kata Ariston untuk ANTARA di area Jakarta, Selasa.
 
Ia menyatakan pagi ini indeks dolar Negeri Paman Sam telah bergerak di area kisaran 102,8, di area mana pagi hari sebelumnya di area kisaran 102,4.
 
Terdapat serangan Amerika Serikat (AS) lalu Inggris ke markas Houthi di tempat Yaman lalu serangan balasan dari Houthi ke kapal-kapal komersial Negeri Paman Sam dalam Laut Merah.

Ditambah dengan serangan negara Israel ke Daerah Gaza serta rudal dari Lebanon yang tersebut menghantam negara Israel dan juga gempuran Turki ke pemberontak Kurdi pada Irak lalu Suriah.

Serangan-serangan yang dimaksud memicu kegelisahan pelaku pangsa sebab konflik-konflik yang disebutkan dapat mengganggu perekonomian global.

 
Pagi ini indeks saham Asia juga terlihat bergerak berkurang dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Hal itu mampu mengindikasikan bahwa pelaku bursa berupaya menghindari aset berisiko.
 
Pada perdagangan hari ini, Ariston memproyeksikan rupiah bergerak di dalam kisaran Rp15.530 per dolar Amerika Serikat sampai dengan Rp15.600 per dolar AS.
 
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Negeri Paman Sam yang tersebut ditransaksikan antarbank di dalam Ibukota Indonesia pada Selasa pagi tergelincir 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp15.581 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp15.555 per dolar AS.

 

 

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *