Rupiah turun seiring pangsa nantikan rilis data tenaga kerja Negeri Paman Sam

Bursa40 Dilihat

IDN Bisnis Pelaku pangsa masih menanti data tenaga kerja Negeri Paman Sam kemudian pidato ketua The Fed Kamis lalu Jumat

Jakarta –

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Negeri Paman Sam pada Selasa dibuka turun seiring lingkungan ekonomi menantikan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

 

 

Pada awal perdagangan Selasa pagi, rupiah dibuka tergelincir 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp15.755 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya sebesar Rp15.742 per dolar AS.
 

 

"Pelaku lingkungan ekonomi masih mengawaitu data tenaga kerja Negeri Paman Sam lalu pidato ketua The Fed Kamis lalu Jumat," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova untuk ANTARA di dalam Jakarta, Selasa.
 

 

Pasar terus mencermati data-data kegiatan ekonomi Negeri Paman Sam lalu menantikan arah kebijakan bank sentral Negeri Paman Sam atau The Fed khususnya terkait waktu pemangkasan suku bunga acuan Negeri Paman Sam atau Fed Funds Rate (FFR).
 

 

Dari domestik, kenaikan harga Indonesia Februari 2024 yang dimaksud tambahan tinggi berbeda dengan bulan sebelumnya menambah perasaan khawatir pelaku pangsa apalagi menjauhi bulan puasa juga Lebaran.
 

 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia mengalami naiknya harga 0,37 persen pada Februari 2024 jikalau jika dibandingkan dengan IHK bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).
 

 

Dengan perkembangan tersebut, naiknya harga tahunan mencapai 2,75 persen (year-on-year/yoy) kemudian kenaikan harga tahun kalender 0,41 persen (year-to-date/ytd).
 

 

Rully memprediksi rupiah hari ini melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada kisaran Rp15.700 per dolar Amerika Serikat sampai dengan Rp15.750 per dolar AS.
 

 

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *