Saham Prajogo Mulai Bangkit Lagi, Kecuali CUAN

Market17 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Mayoritas emiten Prajogo Pangestu terpantau berhasil rebound pada perdagangan sesi I Kamis (18/1/2023), setelahnya beberapa hari sebelumnya sempat merana akibat aksi profit taking investor.

Dari lima saham Prajogo, hanya sekali satu saham yang masih berada di area zona merah per pembukaan I hari ini, sedangkan empat saham lainnya berhasil rebound.

Berikut pergerakan lima emiten Prajogo pada pada pembukaan I hari ini per pukul 09:48 WIB.

EmitenKode SahamHarga Saham TerakhirPerubahan Hari ini
Chandra Asri PetrochemicalTPIA4.02017,89%
Barito Renewables EnergyBREN5.6259,22%
PetroseaPTRO5.0757,98%
Barito PacificBRPT1.1004,76%
Petrindo Jaya KreasiCUAN9.825-9,86%

Sumber: RTI

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menjadi saham yang menguat paling tinggi pada pertemuan I hari ini, yakni terbang hingga 17,89% ke tempat Mata Uang Rupiah 4.020/unit.

Sayangnya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada hari ini masih merana juga kembali mencetak auto reject bawah (ARB). Saham CUAN ambruk 9,86% menjadi Mata Uang Rupiah 9.825/unit.

Bangkitnya empat saham Prajogo kelihatannya disebabkan lantaran pemodal mulai kembali memburu saham-saham tersebut, pasca beberapa hari sebelumnya sempat merana oleh sebab itu dilepas oleh investor.

Sebelumnya, kinerja saham-saham Prajogo pada awal 2024 ini cenderung berkebalikan dengan kinerja mendekati akhir 2023. Adapun motor utama saham Prajogo pada akhir tahun lalu yakni BREN dan juga CUAN.

Namun sejak CUAN disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2023, pergerakan saham Prajogo lainnya malah kurang bergairah dan juga cenderung lesu.

Pada 16 Januari lalu, BEI memutuskan untuk membuka kembali suspensi saham CUAN. Namun sejak dibuka kembali suspensinya, saham CUAN terus merana kemudian sudah ada mencetak ARB selama tiga hari beruntun sejak dibuka kembali suspensinya.

Hal ini sebab saham CUAN sendiri telah dimasukkan ke di Papan Pemantauan Khusus, akibat sudah ada memenuhi kriteria yakni kriteria nomor 10, yakni dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama tambahan dari 1 hari bursa yang tersebut disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

Dengan masuknya saham CUAN ke pada papan pemantauan khusus, maka ada kemungkinan bahwa saham CUAN dapat terkoreksi hingga Rupiah 1 atau satu perak.

Selain dapat terkoreksi ke level satu perak, masuknya CUAN ke di papan pemantauan khusus membuatnya telah menyentuh ARB, meskipun koreksinya baru sekitar 10%.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

Sanggahan: Artikel ini adalah barang jurnalistik sebagai pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tiada bertujuan meminta pembaca untuk membeli, menahan, atau mengirimkan item atau sektor penanaman modal terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tiada bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari langkah tersebut.

Artikel Selanjutnya Saham BRPT Ngacir, Gegara Prajogo Borong Lagi?

Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *