Sari Murni Group perluas ekspor lewat pameran yang tersebut didukung Kemenlu

Bisnis20 Dilihat

kami berharap dapat memperluas branding Momogi lalu berubah jadi motivasi kami di pengembangan brand serta barang juga distribusi dalam-luar negeri

Jakarta – Sari Murni Group mengembangkan pangsa ekspor untuk beraneka barang camilan, teristimewa brand Momogi, melalui berubah-ubah pameran internasional yang digunakan didukung oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) juga bervariasi Kedutaan Besar Republik Indonesi (KBRI).

“Dengan keikutsertaan pada pameran tersebut, kami berharap dapat memperluas branding Momogi kemudian berubah menjadi motivasi kami pada pengembangan brand kemudian item dan juga distribusi pada juga luar negeri,” ujar Vice President of International Business Development Sari Murni Group Tuti Marlina pada pernyataannya di dalam Jakarta, Selasa.

Ia menuturkan bahwa beraneka pameran internasional yang disebutkan akan berlangsung ke beberapa negara Asia, Afrika juga Eropa.

Pihaknya berjanji untuk terus melakukan beraneka pengembangan lalu pembaharuan demi menghadirkan hasil berkualitas untuk para pelanggan, baik ke pada negeri maupun ke luar negeri.

“Kami sangat senang dan juga bangga berubah menjadi salah satu perusahaan Nusantara yang mana mampu menyebabkan item lokal ke kancah internasional,” kata Tuti.

Sejauh ini, ia mengutarakan bahwa ekspor komoditas camilan Momogi telah lama menjangkau berubah-ubah negara ke kawasan Asia Pasifik dan juga Australia. Pihaknya pun saat ini berupaya untuk menyasar bursa Asia Timur.

“Setelah melakukan ekspor ke kawasan Asia Pasifik serta Australia, sekarang ini kami mencoba hadir dalam kawasan Asia Timur, yakni Korea Selatan,” ucap Tuti.

Ia menyampaikan bahwa ekspor item Momogi Stick ke Korea Selatan sudah mencapai beratus-ratus jt pieces dengan varian jagung bakar dan juga keju sebagai produk-produk favorit.

Kerja serupa dunia usaha Indonesia lalu Korea Selatan memang benar tercatat kembali menguat pascapandemi. Kementerian Koordinator Sektor Perekonomian menyatakan bahwa total nilai perdagangan bilateral Tanah Air serta Korea Selatan mencapai 20,8 miliar dolar Amerika Serikat pada 2023.

Negara yang disebutkan juga menduduki peringkat ke-7 sebagai penanam modal utama bagi Nusantara sepanjang tahun berikutnya dengan total foreign direct investment (FDI) senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau meningkat 8,7 persen dari 2022.

Artikel ini disadur dari Sari Murni Group perluas ekspor lewat pameran yang didukung Kemenlu

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *